Terlepas dari bagaimana Tuhan mengatur, saya dengan senang hati menerima, semuanya adalah hal yang baik. Saya yakin bahwa segala sesuatu akan terjadi pada saya pengalaman dan peristiwa, akan menunjuk ke arah rencana yang lebih luas dan sempurna, jauh dari yang dapat saya bayangkan.

Tuhan akan membuat sesuatu terjadi dalam kehidupan Anda, pasti mempunyai keridhaan-Nya, dan semua ini demi “kebaikan Anda”. Anda akan merasa tidak baik,itu karena Anda tidak memahami seluruh kehendak Tuhan, tetapi juga tidak bisa melakukan perspektif yang lebih panjang melihat hal yang akan terjadi, oleh sebab itu Anda akan selalu mempertanyakan mengapa Tuhan membiarkan saya gagal? Membiarkan saya menderita? Membuat saya menjadi bangkrut? Membuat saya cacat? Mengapa? Apakah itu sebesarnya demi kebaikan saya?

Di Jepang, ada seorang gadis kecil yang sangat rendah diri, karena suaranya sangat jelek, sangat aneh, sejak lahir sudah serak, sehingga dari kecil sudah tidak ada yang mau berteman dengan dia, bahkan sering menertawakannya. Oleh karena itu dia sangat sedih, merasa dirinya seperti produk gagal, Tuhan sangat tidak adil terhadapnya!

Kebetulan, saat itu ada seorang kartunis Fujiko Fujio, dalam komik Doraemon yang sangat populer, sedang mempersiapkan untuk dibuat menjadi film kartun. Secara kebetulan, dia mendengar suara gadis itu, datang mencarinya menjadi audisi, dia sangat terkejut! Ada orang yang tertarik kepada suaranya yang memalukan tersebut?.

Siapa gadis ini? Nobuyo Oyama, Dia menjadi aktris pengisi suara Doraemon versi Jepang. “Suara aneh” yang membuat dia merasa minder dan tidak ada teman, benar-benar melalui kartun menyebar di seluruh dunia, selama beberapa dekade lamanya. Suara yang dulunya sangat disesali, pada hari ini telah menjadi kebanggaannya, singkatnya, dia tidak lagi merasa dirinya adalah karya yang gagal lagi.

Nasib terhadap kebanyakan orang mungkin tampak seperti kutukan, tetapi dia sebenarnya tidak pernah menjadi kutukan, dia adalah sebuah berkah. Alasan mengapa mereka terlihat seperti kutukan, itu karena visi pendek kita, hanya melihat dunia melalui lubang kunci, pemahaman kita yang terbatas, kita tidak dapat melihat keseluruhan, kita hanya melihat bisa melihat didepan mata kita, kita tidak bisa melihat masa depan. Sehingga pertanyaannya akan terus meningkat, tetapi kalau kita selalu merasa bersyukur, maka kita akan dengan senang hati menerimanya.

Menurut deskripsi novel dari tahun 1990 terjadi gempa di Italia di kota kuno Pompeii, ada seorang gadis buta penjual bunga. Meskipun dia buta, tidak mengasihani diri sendirinya, atau sedih mengunci diri di dalam rumah. Dia belajar untuk hidup seperti orang biasa, bekerja dan mencari nafkah untuk dirinya sendiri.

Segera, setelah letusan gunung berapi besar  Vesuvius, Pompeii menghadapi azab. Kota kuno diselimuti asap dan debu, seperti malam yang gelap tanpa bintang. warga panik bergegas berlarian dalam gelap, tetapi tidak dapat mencari jalan. Tetapi gadis buta yang memang tidak bisa melihat, kemalangan ini menjadi keberuntungan besar baginya. Dia mengandalkan sentuhan dan pendengaran, karena ia buta maka ia menjadi sangat peka pada lingkungan sekitar dan hafal bagaimana jalan untuk keluar, ia juga membawa keluar dan menyelamatkan seluruh penduduk kota.

 

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular