Oleh Zheng Xiaohan

Sebuah ledakan bom terjadi pesta pernikahan di kota Gaziantep, Turki. Akibatnya 22 orang tewas dan 90 orang terluka. Pejabat berwenang Turki, Sabtu (20/8/2016) menyebutkan kemungkinan ledakan hebat itu dari bom bunuh diri.

Menurut berita yang disampaikan oleh kantor berita Turki Anadolu, sebuah lokasi ditengah kota Gaziantep yang sedang menyelenggarakan pesta pernikahan sepasang pengantin pada akhir pekan telah diserang bom. Berita menyebutkan bahwa sekitar pukul 22:40 malam itu, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari kerumunan tamu yang hadir. Tak lama kemudian, sejumlah ambulans didatangkan untuk memberikan pertolongan. Dan polisi pun langsung memblokir daerah sekitar.

Gubernur Gaziantep Ali Yerlikaya mengumumkan bahwa serangan bom ke tempat pernikahan itu merupakan serangan teroris.

22 orang tewas dan 90 lainnya luka-luka oleh ledakan bom dalam lokasi pernikahan di kota Gaziantep, Turki pada 19 Agustus malam. (Ahmed Deeb/AFP/Getty Images)
22 orang tewas dan 90 lainnya luka-luka oleh ledakan bom dalam lokasi pernikahan di kota Gaziantep, Turki pada 19 Agustus malam. (Ahmed Deeb/AFP/Getty Images)

Wakil Perdana Menteri Turki Mehmet Simsek mengutip berita yang dikumpulkan dari BBC dan Reuters mengatakan, serangan itu mungkin dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri. Dan korban bisa saja berjumlah lebih nesar daripada angka yang sudah dilaporkan.

Kota Gaziantep berjarak sekitar 64 km dari perbatasan Turki – Suriah. Pada Mei tahun ini, seorang pembom bunuh diri menewaskan 2 orang polisi Turki di wilayah tersebut.

Sampai saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden peledakan ini. tetapi seorang pejabat dari partai yang berkuasa di Turki di akun Twitter miliknya menyebutkan bahwa militan dari Islamic State/IS mungkin berada di belakang kasus ini, karena frekuensi kegiatan para militan di wilayah ini cukup tinggi.

22 orang tewas dan 90 lainnya luka-luka oleh ledakan bom dalam lokasi pernikahan di kota Gaziantep, Turki pada 19 Agustus malam. (Ahmed Deeb/AFP/Getty Images)
22 orang tewas dan 90 lainnya luka-luka oleh ledakan bom dalam lokasi pernikahan di kota Gaziantep, Turki pada 19 Agustus malam. (Ahmed Deeb/AFP/Getty Images)

Selama beberapa tahun terakhir, Turki sering mendapat serangan dari militan IS dan suku Kurdi. Pada Juni tahun ini, IS menyerang Bandara Internasional Istanbul menyebabkan 40 orang tewas.

Sebanyak total 12 orang tewas dan 300 lebih orang lainnya menderita cedera akibat 3 kali ledakan yang terjadi pada 17 – 18 Agustus di Turki. Partai Pekerja Kurdiistan yang bersenjata mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil yang terjadi di kota Elazig, Turki tikur pada 18 Agustus.

Kelompok bersenjata IS belakangan ini kehilangan banyak lahan di bagian utara Suriah yang mereka duduki, termasuk Manbij. Dan pasukan oposisi Suriah kini sedang bersiap untuk merebut kembali wilayah Jarablus yang masih diduduki kelompok mereka. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular