Bau lansia adalah semacam bau badan yang mucul seiring dengan penambahan usia. Meski tidak seberat BB (bau badan), tetapi bau semacam ini adalah khas terpancar dari kaum lansia, itu sebabnya juga disebut bau lansia.

Penelitian telah membuktikan bahwa pria dan wanita dewasa setelah berusia antara 30-40 ada kemungkinan mengalami masalah gejala bau lansia dini. Agar tidak lebih awal dikategorikan ke kelompok orang tua, ubahlah gaya hidup dan aturlah pola makan Anda.

Apa itu bau lansia?

Bau lansia bisa saja muncul pada pria dan wanita berusia lanjut, kaum pria karena aroma tubuhnya lebih berat dan justru hormon yang menghambat bau penuaan malah menurun lebih cepat daripada kaum wanita, maka bau lansia hampir menjadi karakteristik pada pria setengah baya ke atas. Ketika tubuh selama proses penuaan, kolesterol yang terakumulasi dalam pembuluh darah dan beraneka limbah di kelenjar sebaceous pada kulit, setelah melalui pengasaman akan terurai membentuk 2-Nonenal tak jenuh, itulah aroma unik yang terpancar keluar.

Bau lansia tidak terdeteksi oleh diri sendiri, dengan cara apakah dapat mengetahui diri sendiri memiliki atau tidak? Setelah bangun pagi enduslah bantal, atau cium kerah pakaian yang sudah dipakai dua hari, apakah ada bau pada kerahnya, jika ada, itu menunjukkan bahwa Anda telah mempunyai masalah bau lansia.

Bagaimana menguranginya?

Sebum (lemak pada kulit) adalah biang penyebabnya, jadi seharusnya mengurangi makanan yang menimbulkan lemak, terutama lemak hewani yang membuat oksidasi tubuh lebih parah; protein hewani memerlukan waktu pencernaan lebih lama, terlalu banyak memakannya, akan mudah membuatnya membusuk di dalam lambung dan usus, dan menghasilkan racun berbahaya bagi kesehatan, serta membentuk bau badan. Makan terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan makanan terakumulasi dalam usus, lantas menjadi sarang bakteri jahat dan meningkatkan aroma bau badan.

Jika makanan yang kaya akan vitamin A, C dan E yang mengandung anti oksidan terbaur dalam tiga kali hidangan sehari-hari, maka secara efektif dapat menghilangkan oksigen reaktif. Selain itu, lobak adalah makanan yang baik untuk menghilang bau lansia, karena ia dapat melarutkan lemak dan bahan limbah kawak yang berlebihan dalam tubuh, serta memiliki efek memurnikan tubuh dengan cara terekskresi melalui urin.

Selain makanan, kebiasaan kebersihan pribadi juga adalah salah satu penyebab. Mengembangkan kebiasaan mandi setiap hari, terutama area di belakang telinga, mudah mengeluarkan minyak, tetapi kebersihan daerah ini malah sering terabaikan, sehingga menimbulkan bau di belakang telinga yang menyengat. Namun juga jangan mencucinya berlebihan, itu akan membuat kulit menjadi kering, dan secara otomatis mensekresi lebih banyak lemak/ minyak untuk menyeimbangkannya. (Epochtimes/Hui/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular