Penelitian baru menunjukkan bahwa menggoyangkan kaki pada saat duduk akan melindungi arteri (pembuluh nadi) di kaki dan mencegah penyakit arteri.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa duduk dalam jangka waktu yang lama di depan komputer atau selama penerbangan jarak jauh akan mengurangi aliran darah ke kaki, yang akan menyebabkan terjadinya penyakit kardiovaskular.

“Banyak dari kita duduk selama berjam-jam, apakah itu karena nonton acara favorit di televisi atau bekerja di depan komputer,” kata Jaume Padilla, asisten profesor nutrisi dan fisiologi olahraga di University of Missouri dan penulis utama penelitian tersebut.

“Kami ingin tahu apakah dengan sedikit menggoyangkan kaki akan mencegah terjadinya penurunan fungsi pembuluh darah pada kaki akibat duduk terlalu lama. Kami berharap dengan menggoyang-goyangkan kaki akan meningkatkan aliran darah ke anggota tubuh bagian bawah, dan kami terkejut menemukan bahwa dengan menggoyangkan kaki ternyata cukup efektif mencegah penurunan fungsi pembuluh nadi. “

Selama penelitian, peneliti membandingkan fungsi pembuluh nadi kaki pada 11 pria dan wanita muda yang sehat sebelum dan setelah duduk selama tiga jam. Selama duduk, peserta penelitian diminta untuk sebentar-sebentar menggoyang-goyangkan salah satu kakinya, menghentakkan salah satu kakinya ke lantai selama satu menit dan kemudian beristirahat selama empat menit, sementara kaki yang lain tetap dalam posisi tidak bergerak. Rata-rata peserta menggoyankan kakinya 250 kali per menit.

Peneliti kemudian mengukur aliran darah pada arteri poplitea—pembuluh nadi di tungkai bawah— dan menemukan seperti yang diharapkannya yaitu terdapat peningkatan aliran darah yang nyata pada kaki yang digoyang-goyangkan, sementara terdapat penurunan aliran darah pada kaki yang tidak digerakkan.

Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan aliran darah dan gesekan aliran darah pada dinding arteri poplitea merupakan rangsangan yang penting untuk kesehatan pembuluh darah.

Peneliti mengingatkan bahwa menggoyangkan kaki bukanlah pengganti untuk berjalan dan olahraga, karena berjalan dan berolahraga memberi manfaat yang lebih besar terhadap kardiovaskular secara keseluruhan.

“Anda harus berusaha untuk bangkit dari tempat duduk sesering mungkin untuk berdiri atau berjalan,” kata Jaume Padilla. “Tapi jika Anda terpaksa harus duduk untuk waktu yang lama di mana Anda tidak mungkin untuk berjalan, maka menggoyang-goyangkan kaki adalah pilihan yang baik. Setiap gerakan yang dilakukan adalah lebih baik daripada tidak ada gerakan.”

Penelitian tersebut dimuat dalam American Journal of Physiology Heart and Circulatory Physiology. National Institutes of Health dan Japan Society for the Promotion of Science mendukung hasil penelitian tersebut. Para peneliti, yang berasal dari University of Missouri dan University of Texas di Arlington College of Nursing and Health Innovation, tidak memiliki konflik kepentingan untuk mengumumkan hasil penelitian tersebut.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular