Erabaru.net. Pada cuaca panas di dunia ini identik dengan kegiatan air, minuman dingin, dan es krim. Walaupun kebanyakan dari kita setuju bahwa es krim dan minuman dingin menyegarkan pada cuaca panas, tetapi apakah akan menyejukkan tubuh kita?

Untuk mengetahui apa yang terjadi jika kita makan es krim atau minum minuman dingin, maka kita perlu tahu lebih banyak mengenai bagaimana tubuh mengontrol suhu di lingkungan yang berbeda. Proses mempertahankan suhu tubuh yang optimal disebut termoregulasi, yang melibatkan keseimbangan antara produksi dan kehilangan panas.

Manusia berdarah panas atau endotermik, yang berarti kita dapat mengontrol suhu tubuh kita bebas dari lingkungan. Kita dapat melakukan ini karena tubuh kita terus-menerus menghasilkan panas sebagai produk sampingan dari proses kimia dalam tubuh (metabolisme).

Bagaimana cara kerjanya?

Metabolisme diperlukan untuk menjaga tubuh kita berfungsi dengan benar. Hal ini meliputi proses pencernaan yang memecahkan makanan menjadi zat gizi, penyerapan dan transportasi zat gizi ke sel, dan mengubah zat gizi menjadi energi yang diperlukan untuk kegiatan fisik.

Panas yang dihasilkankan adalah menguntungkan ketika cuaca dingin, tetapi ketika suhu di luar tubuh naik, maka kita harus menghindari panas yang berlebihan. Meskipun tampaknya masuk akal memasukkan sesuatu yang dingin, seperti es krim, ke dalam perut untuk menurunkan suhu tubuh, efek pendinginan awal dengan cepat digantikan oleh panas yang dihasilkan oleh proses pencernaan yang diperlukan untuk memecah zat gizi yang terkandung di dalam es krim. Mencerna makanan kaya kalori akan meningkatkan suhu tubuh.

Jadi es krim bukanlah pilihan terbaik untuk menyejukkan tubuh. Bagaimana dengan minuman dingin? Perpindahan panas dari minuman dingin ke sistem pencernaan dapat memengaruhi suhu tubuh secara langsung. Tetapi, hanya sesaat dan tergantung pada jumlah dan kandungan kalori dari cairan yang dicerna.

Sejumlah kecil cairan yang kita minum akan kehilangan efek pendinginannya dengan cepat karena dihangatkan oleh organ sekitarnya. Sejumlah besar minuman dingin akan menyebabkan aliran darah melambat, sehingga transportasi panas menjadi kurang efektif.

Minuman dengan kandungan kalori yang tinggi, seperti minuman ringan, akan memiliki efek yang sama seperti es krim dan memaksa dimulainya metabolisme segera setelah dicerna.

Efek pendinginan dari minuman dingin lebih mungkin dijelaskan dari segi efek rehidrasi yang ditimbulkannya. Jika tubuh panas, tubuh akan mencoba untuk membuang kelebihan panas dari organ-organ vital ke permukaan kulit di mana panas secara langsung dibuang ke lingkungan kita melalui konveksi dan radiasi.

Supaya ini terjadi, maka suhu lingkungan harus lebih rendah dari suhu tubuh kita, atau yang sebaliknya terjadi dan panas akan ditransfer ke dalam tubuh kita. Sama seperti panas yang dipancarkan oleh Matahari pada cuaca panas.

Berkeringat adalah cara yang paling efektif untuk mengeluarkan panas dari tubuh kita. Berkeringat terjadi ketika peningkatan suhu inti tubuh terdeteksi oleh otak, yang merespons dengan merangsang kelenjar keringat pada seluruh tubuh untuk memproduksi keringat.

Keringat pada permukaan kulit menguap, menyebabkan kulit untuk menjadi dingin. Darah yang mengalir dekat dengan permukaan kulit akan menjadi dingin dan membantu mengurangi suhu inti tubuh.

Rata-rata, orang dewasa akan kehilangan hingga satu-setengah liter atau satu liter keringat setiap hari, tetapi pada cuaca panas orang dewasa dapat berkeringat sebanyak satu setengah liter dalam satu jam. Inilah alasannya mengapa sangat penting untuk menjaga tubuh agar tidak kekurangan air pada cuaca panas.

Bagaimana dengan minuman beralkohol? Banyak orang minum bir dingin pada cuaca panas untuk menyejukkan tubuhnya. Tetapi alkohol adalah diuretik, yang berarti alkohol akan membuat tubuh kehilangan air dan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan panas melalui keringat.

Anehnya, minum minuman hangat adalah cara yang baik untuk menyejukkan tubuh. Minum minuman hangat menyebabkan reseptor di mulut dan tenggorokan memicu respons keringat, sehingga tubuh menjadi sejuk tanpa harus menelan sejumlah besar minuman hangat.

Bahan aktif dalam makanan pedas juga memiliki efek yang sama; memicu respons keringat yang sehingga tubuh menjadi sejuk. Itu sebabnya jenis makanan pedas menjadi populer di iklim hangat.

Meskipun minuman dingin memuaskan dahaga dan menyejukkan tubuh sejenak, cara yang lebih baik untuk menyejukkan tubuh adalah makanan pedas, sehingga Anda berkeringat, dan yang paling penting adalah banyak minum air agar tubuh tidak kekurangan cairan!(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular