JAKARTA –  Bareskrim Mabes Polri berhasil membongkar praktek prostitusi anak untuk kaum gay yang melibatkan puluhan anak.  Para sindikat pelaku kejahatan seksual ini beroperasi dengan berbagai modus operandi termasuk melalui jaringan media sosial.

Tim polri langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan pada sebuah hotel di Jalan Raya Puncak KM 75, Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/8/2016).  Tim Bareskrim Mabes Polri sudah memantau aktiviitas ini sejak awal Agustus lalu.

“Kemarin baru tertangkap, sekarang lagi pemeriksaan bagaimana modus operandinya,” kata Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto, sebagaimana dikutip akun Facebook resmi Humas Polri, Rabu (31/08/2016).

Menurut keterangan pihak kepolisan, Bareskrim memantau perkembangan akun Facebook milik  AR yang diketahui sebagai mucikari. Selanjutnya dilakukan penyamaran oleh anggota kepolisian, hingga akhirnya terbongkar. Pada saat itu, polri langsung menangkap AR yang juga diketahui sebagai residivis kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Laporan kepolisian menyebutkan bahwa anak-anak yang dieksploitasi untuk prostitusi untuk kamu gay ini berusia antara 14-17 tahun. Mereka diperdangan sekitar Rp 1,2 juta dan diberikan uang sekitar Rp 150.000. Anak-anak ini sebagian besar berasal dari Jawa Barat.

Sementara Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan pengungkapan kasus ini cukupp mengejutkan semua orang. Pada saat pengerebekan ditemukan 7 anak laki-laki, namun demikian berdasarkan daftar yang dimiliki oleh AR bahwa anak-anak yang menjadi korban eksploitasi berjumlah 99 orang. (asr)

Share

Video Popular