Oleh Fang Xiao

Media resmi pemerintah mengumumkan akan membentuk 7 kawasan perdagangan bebas baru di Tiongkok. Dengan demikian maka Tiongkok akan memiliki 11 kawasan yang bisa melakukan perdagangan bebas. Provinsi atau kota di mana Xi Jinping dan Li Keqiang pernah bertugas di sana pada masa lalu, juga ditargetkan memiliki sebuah kawasan perdagangan bebas.

Baru-baru ini Menteri Perdagangan Tiongkok, Gao Hucheng mengatakan bahwa Komite Sentral telah memutuskan untuk membangun 7 buah kawasan perdagangan bebas baru masing-masing di provinsi Liaoning, Zhejiang, Henan, Hubei, Sichuan, Shaanxi dan kota Chongqing.

Saat ini, sudah beroperasi 4 kawasan perdagangan bebas yang letaknya berada di daerah pesisir yakni, di Shanghai, Guangdong, Tianjin dan Fujian.

Wakil Ketua Lembaga Penelitian Departemen Perdagangan Tiongkok, Li Guanghui kepada media Daratan mengatakan, 7 kawasan perdagangan bebas yang baru disetujui bersama 4 kawasan perdagangan bebas yang sudah ada akan mengeksplorasi potensi yang terdapat pada kawasannya masing-masing untuk membentuk pola pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.

JD Capital Tiongkok mengatakan, di daerah di masa lalu Xi Jinping pernah bertugas seperti Shanghai, Zhejiang, Fujian, juga Li Keqiang pernah bertugas seperti Liaoning, Henan telah dibentuk daerah uji untuk perdagangan bebas. Beberapa analis percaya bahwa langkah  sekali lagi menunjukkan di antara kedua pemimpin Tiongkok (Xi Jinping dengan Li Keqiang)  itu telah terjalin hubungan yang sangat erat.

Pergantian pejabat untuk memegang tampuk pimpinan di beberapa provinsi seperti Hunan, Yunnan, Tibet dan lainnya sudah selesai dilakukan. Orang-orang kepercayaan Xi dan Li diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Tiongkok.

Mantan Sekretaris Partai Komunis Tiongkok/PKT untuk Daerah Otonomi Tibet, Chen Quanguo yang merupakan orang kepercayaan Li Keqiang kini diangkat menjadi Sekretaris PKT untuk Xinjiang. Selama ini media corong Jing Zemin terus mengembuskan rumor bahwa Xi Jinping dan Li Keqiang saling bertolak belakang, “Xi Jinping dan Li Keqiang tidak akur …” (sinatra/rmat)

Share

Video Popular