“Kulitku tidak pernah mempunyai satu kerutan pun,” Jeanne Louise Calment. Jeanne Louise Calment yang berasal dari Perancis tercatat dalam sejarah sebagai manusia yang berumur panjang karena ia hidup selama 122 tahun dan 164 hari. Jeanne Louise Calment mengoleskan minyak zaitun pada kulitnya setiap hari yang membuatnya awet muda dan berumur panjang.

Pohon zaitun terkenal karena berumur panjang dan merupakan salah satu tumbuhan tertua di dunia. Enam belas pohon zaitun di Lebanon yang dikenal sebagai “The Sisters” atau “The Sisters Olive Trees of Noah” diperkirakan berusia antara 5.000 tahun sampai 6.000 tahun dan masih menghasilkan buah dan minyak  sampai hari ini.

Kebudayaan kuno menghargai pohon zaitun karena pohon zaitun berumur panjang, tetap menghasilkan buah dan minyak serta dan selalu memperbarui kulit pohon. Mereka percaya bahwa kualitas yang dikandung oleh pohon zaitun, yang memungkinkan pohon zaitun hidup selama ribuan tahun, terkandung dalam buah dan minyak zaitun. Mereka percaya bahwa kualitas ini dapat diteruskan kepada orang di Bumi yang mengonsumsi zaitun dan minyak zaitun yang berharga itu.

Ketika masyarakat Athena bertanya kepada Democritus, seorang filsuf legendaris Yunani yang terkenal, karena ia telah hidup lebih dari satu abad, bagaimana ia menjaga kesehatan dan panjang umur, ia menjawab, “Mari bagian dalam tubuh kita mandi madu, dan bagian luar tubuh kita mandi minyak zaitun.”

(Kone / iStock
(Kone / iStock

Sejak zaman dahulu, dokter telah mengetahui bahwa minyak zaitun berkhasiat meremajakan kulit. Hippocrates, Diocles dan Galen semuanya memuji minyak zaitun dan memanfaatkan  dalam praktek medisnya:

Hippocrates, dikenal sebagai “Bapak kedokteran”, yang menggunakan salep minyak zaitun sebagai pengobatan trauma pada kulit, penyakit kulit, dan luka yang dioleskan pada kulit. The Hipokrates Corpus (koleksi karya medis yang berhubungan dengan Hippocrates) mencatat lebih dari 60 obat mengandung minyak zaitun, di mana paling sering digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit.

Diocles menganjurkan minyak zaitun digunakan untuk tujuan higienis dalam karyanya bernama Archidamos. Orang Yunani dan Romawi menganut ide tersebut dan menggunakan pisau lengkung dan minyak zaitun untuk membersihkan, mengelupaskan dan merawat kulit dari keringat dan kotoran sambil berendam di air hangat atau setelah berolahraga.

Galen, dokter Romawi yang berasal dari Yunani, adalah penemu krim dingin. Pada abad kedua Masehi, ia menggunakan minyak zaitun, madu dan air mawar sebagai pelembab.

Sekarang ini, penelitian dan obat modern membuktikan kebenaran anjuran dan resep Democritus, Hippocrates, Diocles dan Galen supaya berumur panjang serta kulit yang muda dan bercahaya. Mereka telah membuktikan khasiat minyak zaitun untuk meningkatkan kualitas dan memperbaiki kulit.

Minyak zaitun kaya akan antioksidan, asam amino esensial, squalene, flavonoid, polifenol (termasuk zat yang dikenal sebagai oleocanthal yang memiliki sifat anti peradangan) yang penting. Penuaan kulit, serta penuaan tubuh secara umum, tampaknya terkait erat dengan proses peradangan. Minyak zaitun juga mengandung komponen omega seperti Omega 9, Vitamin A, Vitamin K, Vitamin C dan Vitamin E yang merupakan antioksidan.

Ini semua adalah agen anti-penuaan yang kuat yang bila digunakan secara teratur, dapat memperlambat proses penuaan dan membantu mempertahankan kulit sehat dan bercahaya.

Bagaimana menjaga kesehatan kulit dengan menggunakan minyak zaitun:

(Bjoern Wylezich / Shutterstock)
(Bjoern Wylezich / Shutterstock)

Untuk membersihkan kulit

Cara termudah untuk mendapatkan khasiat zaitun adalah mandi dengan minyak zaitun. Maka tidak mengherankan jika sabun pertama dan paling terkenal di dunia adalah sabun yang mengandung  zaitun.

Sabun Aleppo, sabun batangan pertama yang pernah dibuat (sekitar abad ke-5 SM) mengandung minyak zaitun dan minyak laurel. Sabun Aleppo terkenal di seluruh dunia sebagai “sabun asli alami”.

Sabun Genuine Castile, dibuat 900 tahun yang lalu di Castile (Spanyol) yang mengandung 100% minyak zaitun dan merupakan sabun batangan pertama yang digunakan secara luas di Eropa. Sabun Genuine Castile berkhasiat anti-penuaan. Sabun Genuine Castile begitu terkenal sehingga nama “Castile Soap” telah dibajak oleh produsen sabun komersial modern yang ingin mengeruk keuntungan dari reputasi baiknya itu dan menggunakan nama “Castile Soap” untuk menjual sabun yang sebenarnya hanya dibuat dari minyak sayur biasa.

Sabun Marseille, adalah sabun castile yang mengandung minyak zaitun yang dibuat di Marseille Perancis pada zaman Pemerintahan Raja Louis XIV. Namun sekarang ini sabun Marseille hanya mengandung minyak sayur kualitas rendah.

Sabun Nabulsi, adalah sabun Castile yang mengandung 100% zaitun yang hanya diproduksi di Nablus di Tepi Barat Palestina.

Dari keempat sabun tersebut hanya sabun Aleppo dan sabun Nabulsi yang tetap menjaga kualitas minyak zaitunnya hingga sekarang. Ketika membeli sabun Castile atau sabun Marseille, kita harus teliti untuk memastikan bahwa  zaitun adalah satu-satunya bahan yang digunakan untuk membuat sabun ini.

Sebagai pelembab

1. Anda dapat awet muda dan panjang umur seperti Jeanne Louise Calment yang selama lebih dari satu abad mengoleskan minyak zaitun ke kulit setiap hari.

2. Gunakan  sebagai minyak pijat.

3. Membuat krim dingin galen di rumah.

Bahan:

  • 3 sendok makan (40 gr) minyak zaitun
  • 2 sendok teh (10 gr) madu
  • 3 sendok makan (40 gr) air mawar
  • Tambahan (boleh ada boleh tidak) 10 tetes minyak atsiri mawar

Cara membuat:

  1. Cairkan madu dalam mangkuk kecil yang ditaruh di atas loyang air panas
  2. Didihkan air mawar dalam mangkuk kecil kedua yang ditaruh di atas loyang air panas berdampingan dengan mangkuk madu
  3. Tambahkan zaitun ke dalam mangkuk madu dan diaduk
  4. Tambahkan air mawar setetes demi setetes ke mangkuk madu dan diaduk
  5. Angkat mangkuk madu dari loyang dan biarkan dingin
  6. Kemudian (tambahan) tambahkan setetes demi setetes minyak atsiri mawar ke dalam mangkuk madu
  7. Tuang ke dalam gelas dan tutup hingga krim menjadi dingin

Jika Anda menderita eksim, psoriasis, rosacea (bercak merah dan pembuluh darah kecil yang pecah pada wajah karena peradangan), melanoma atau penyakit kulit lainnya, Anda dapat mengganti minyak zaitun dengan minyak Argan (minyak pelembab yang juga dianjurkan oleh Galen).

Dikonsumsi

Salah satu cara terbaik untuk mempertahankan kulit bercahaya dan awet muda, tetapi banyak diabaikan orang adalah makan makanan yang sehat. Diet Mediterania, selalu mengandung minyak zaitun karena banyak manfaatnya untuk kesehatan kulit dan tubuh.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular