Di rumah makan, parsley lebih berfungsi sebagai hiasan makanan padahal mungkin adalah yang paling bergizi dari semua yang ada di piring. Parsley merupakan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan, dan obat tradisional.

Saat ini parsley adalah salah satu ramuan memasak yang paling populer di dunia, sebelumnya adalah sebgai obat sebelum dianggap sebagai makanan. Parsley sampai saat ini masih digunakan untuk mengobati berbagai masalah kesehatan terutama untuk menyembuhkan gangguan pada kandung kemih dan ginjal.

Ginjal dan kandung kemih

Komisi E adalah lembaga di Jerman yang mengevaluasi obat herbal. Komisi E membuktikan daun parsley bermanfaat untuk membilas saluran kemih. Selain jus cranberry, jus parsley juga merupakan pilihan utama bagi ahli herbal untuk mengobati infeksi kandung kemih.

Parsley erat hubungannya dengan seledri. Nama Latin untuk parsley adalah petroselinum yang artinya adalah “seledri batu,” karena tumbuh subur di tanah bebatuan, atau karena terkenal untuk mecegah dan melarutkan batu ginjal.

Ramuan untuk wanita

Sejak dahulu kala sampai sekarang parsley digunakan untuk memicu terjadinya menstruasi untuk wanita yang menderita siklus menstruasi yang memanjang.

Untuk alasan ini, wanita hamil dilarang untuk makan terlalu banyak . Sebatang kecil masih aman untuk dimakan oleh wanita hamil, namun segelas seduhan teh daun parsley atau segelas jus parsley tidak dianjurkan untuk diminum oleh wanita hamil. Pada trisemester ketiga kehamilan, parsley dikonsumsi wanita hamil untuk mempermudah persalinan.

Parsley baik dikonsumsi oleh wanita lanjut usia untuk mencegah terjadinya osteoporosis karena mengandung mineral yang memperkuat tulang yaitu kalsium dan magnesium. Parsley juga mengandung protein, besi, asam folat, vitamin A dan vitamin C. Parsley sangat kaya mengandung vitamin K, yang sangat penting untuk pembekuan darah.

Parsley juga bermanfaat untuk pria karena mengandung seng, yang berfungsi memperbaiki fungsi prostat dan mengurangi terjadinya peradangan.

Daunnya yang hijau gelap menunjukkan banyak mengandung klorofil, yang berguna membantu hati untuk mengeluarkan racun, meredakan peradangan, mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas, dan mencegah terjadinya kanker pada tubuh.

Daun parsley yang segar dapat dibeli di toko sayur sepanjang tahun. Daun parsley yang rata (disebut parsley Itali) memiliki rasa yang paling kuat dibandingkan dengan daun parsley yang keriting.

Semua bagian tanaman parsley berkhasiat untuk masalah saluran cerna. Parsley menyegarkan nafas, menambah nafsu makan, menghilangkan kembung, dan mengobati penyakit iritasi usus.

Khasiat terkuat parsley ada di dalam bijinya, namun sulit ditemukan di toko sayur manapun. Jika Anda menanam parsley maka Anda dapat memperoleh beberapa bijinya yang berwarna hijau untuk dicincang untuk memberi rasa yang kuat pada makanan.

Biji parsley juga dapat dibuat menjadi minyak atsiri. Biji parsley aman untuk dimakan, namun minyak atsiri parsley sangat beracun untuk dimakan.

Cara penggunaan

Ada banyak cara untuk mengolah parsley sebagai obat. Untuk mengobati infeksi ginjal atau kandung kemih, minumlah jus parsley yang segar. Komisi E di Jerman menganjurkan seduhan teh akar parsley untuk mengobati batu ginjal. Seduhan biji parsley untuk mengobati gangguan lambung.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular