Setelah reses musim panas, Parlemen Eropa pada Senin (12/9/2016) kembali mengadakan pertemuan. Pada hari pertama sidang pleno di Strasbourg, Prancis itu, Presiden Parlemen Eropa Martin Schultz mengumumkan Deklarasi Parlemen Eropa no.48 yang berisikan pernyataan menyerukan dihentikannya pengambilan organ hidup dari tahanan nurani oleh Partai Komunis Tiongkok/PKT, termasuk segera mengadakan investigasi independen terhadap isu tersebut.

Martin Schultz dalam pidatonya mengatakan, Deklarasi tertulis no. 48 tahun 2016 yang digagaskan oleh Louis Michel bersama 11 anggota parlemen lainnya pada 27 Juli lalu ini merupakan sebuah upaya untuk menekan PKT agar mereka menghentikan pengambilan organ hidup dari tahanan nurani. Daftar nama anggota parlemen sebanyak 414 orang yang ikut menandatangani resolusi nantinya juga akan dicantumkan dalam notulen sidang.

Deklarasi no.48 pada awalnya disponsori oleh 12 orang anggota parlemen lintas partai dari 9 negara pada 27 April tahun ini. Hanya dalam waktu 3 bulan, resolusi yang berisikan seruan untuk menghentikan pengambilan organ hidup oleh PKT dan segera mengadakan investigasi independen terhadap isu tersebut langsung mendapat dukungan dari 414 orang anggota parlemen dari seluruh 28 negara yang bergabung dalam Uni Eropa. Bahkan tanda tangan juga diberikan oleh beberapa anggota yang selama ini tidak pernah mau menandatangani pernyataan tertulis.

Pernyataan tertulis setelah pengesahan deklarasi, yakni P8_DCL (2016) 0048 merupakan pernyataan yang mewakili sikap Parlemen Eropa, dan menjadi satu-satunya pernyataan masyarakat Eropa selama beberapa dekade terakhir terhadap urusan Tiongkok.

Dalam pernyataan itu disebutkan, dari sumber yang dapat dipercaya terus mengidikasikan bahwa PKT memiliki cara yang sistematis, yang diakui secara nasional untuk mengambil organ hidup dari tubuh tahanan nurani, terutama praktisi Falun Gong, juga termasuk dari para aktivis etnis Uighur, Tibet serta penganut agama Kristen.

Sedangkan masyarakat internasional selama ini terus mengutuk keras tindakan kejahatan PKT tersebut dan mendesak mereka untuk segera menghentikannya. Mengingat keseriusan dari isu ini, Parlemen Eropa memandang perlu untuk secepatnya mengadakan investigasi independen terhadap masalah pengambilan organ hidup yang terjadi di Tiongkok.

Pernyataan tertulis meminta resolusi tentang pengambilan organ hidup PKT yang diambil melalui sidang Komisi Eropa dan Dewan Uni Eropa pada 12 Desember 2013 dan menyampaikan laporannya.

Dalam resolusi 12 Desember tersebut P7_TA (2013) 0603 Parlemen Eropa meminta Uni Eropa dan negara-negara anggota menyertakan pernyataan yang mengutuk pengambilan organ hidup oleh PKT, mendesak peradilan internasional untuk mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang terlibat, dan meningkatkan pemahaman kepada masyarakat internasional yang ingin bepergian ke Tiongkok.

Salah seorang sponsor pernyataan tertulis yang juga sebagai anggota Parlemen Republik Ceko, Tomas Zdechovsky. (foto Parlemen Eropa)
Salah seorang sponsor pernyataan tertulis yang juga sebagai anggota Parlemen Republik Ceko, Tomas Zdechovsky. (foto Parlemen Eropa)

Salah seorang sponsor pernyataan tertulis yang juga sebagai anggota Parlemen Republik Ceko, Tomas Zdechovsky mengungkapkan perasaan gembiranya atas pengumuman Deklarasi no. 48.

Dalam wawancaranya dengan wartawan ia mengatakan bahwa ini adalah hal yang penting sehingga kita  perlu menunjukkan sikap kita melalui pernyataan tertulis ini. Kita akan mengadakan investigasi dan mengungkap kasus-kasus pengambilan paksa organ hidup yang sudah berlangsung selama lebih kurang 20 tahun di Tiongkok. Selain itu, ia juga merasa gembira bisa menjadi salah seorang prakarsa deklarasi.

“Prinsip-prinsip demokrasi kita juga menegaskan bahwa kita tidak harus mentolerir pengambilan organ dari tubuh hidup,” kata Tomas Zdechovsky. (Li Zi/sinatra/rmat)

Share

Video Popular