Suka atau tidak, pikiran yang ada dalam benak Anda di pagi hari, dapat membentuk pola pikir untuk sisa harinya. Sebuah buku baru yang berjudul Mindful Morning (Kesadaran Pagi) bertujuan untuk mengajak kita memulai hari dengan pikiran jernih dan hati lapang.

Penulisnya adalah David Dillard-Wright, PhD, seorang pengajar filsafat, agama, dan etika di Universitas Carolina Selatan, Aiken. Bukunya mengambil inspirasi dari berbagai sumber, termasuk filsuf kuno, ilmuwan modern, mistikus Kristen, dan master Tao.

Buku ini berisi banyak rujukan, akan tetapi pesan dasarnya mudah diikuti. Mindful Morning memang dirancang untuk dibaca perlahan-lahan: satu halaman per hari. Setiap halaman dimulai dengan sebuah kutipan inspirasional, yang diikuti dengan latihan sederhana untuk memperkuat kedamaian dan kesadaran.

Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa berlatih meditasi dan kesadaran dapat mengembangkan manfaat yang nyata bagi tubuh dan pikiran. Akan tetapi membudidayakan kejernihan seperti itu membutuhkan sebuah komitmen, sehingga banyak yang menghindarinya sebelum memberikan kesempatan untuk mencobanya terlebih dahulu. David Dillard mengatakan, hanya dengan menyisihkan sedikit waktu dalam sehari untuk membersihkan pikiran, dapat meningkatkan kualitas hidup.

“Saya seorang profesor perguruan tinggi, dan meskipun saya sudah melakukan ini selama lebih dari 10 tahun, saya masih merasa gugup sebelum memulai pengajaran,” kata David Dillard. “Namun kalau saya dapat memusatkan diri dan melakukan meditasi sebelum pergi ke kelas, saya pikir kuliah saya akan lebih baik. Saya berinteraksi lebih baik dengan siswa, dan saya merasa bahagia dalam mengajar. Saya pikir hal yang sama juga berlaku tidak peduli apa pekerjaan yang Anda miliki.”

Epoch Times berhasil mewawancarai David Dillard tentang seputar bukunya, dan mengapa kita harus meluangkan waktu untuk merenung.

Epoch Times (ET): Apakah kesadaran itu dan mengapa kita harus mengembangkannya?

David Dillard (David): Kesadaran (mindfulness) adalah seputar tentang kehadiran diri terhadap apa yang ada di sekitar kita di titik langsung pada saat itu. Menurut saya alasan pentingnya adalah, hal tersebut dapat menjaga kita dari hidup di masa lalu atau di masa depan.

Terkadang kita bisa terjebak dalam penyesalan, dan hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu bisa mengurung kita serta menjauhkan kita dari hal yang baik pada saat ini.

Dalam hal masa depan, terkadang kita memiliki rancangan besar dan visi quasimagis akan keberhasilan dan keagungan. Tetapi jika mereka tidak berakar pada apa yang terjadi di masa sekarang, mereka benar-benar tidak berarti apa pun.

Jika kita bisa hidup di masa sekarang, pada akhirnya akan mengalami hal yang lebih memuaskan. Hal ini memungkinkan kita untuk melihat hal-hal yang baik dan indah di sekitar kita. Kita bisa lebih baik hadir dalam kehidupan sehari-hari dan menyingkirkan beberapa gangguan tersebut.

ET: Buku Anda merekomendasikan kultivasi kesadaran sebagai hal pertama di pagi hari. Apa yang begitu istimewa tentang pagi hari? Mengapa memfokuskan perhatian pada waktu yang banyak ditakutkan orang?

David: Pada prinsipnya, Anda bisa dan seharusnya melakukan hal ini setiap saat. Jadi jika di pagi hari Anda tidak berhasil melakukannya, itu tidak apa-apa. Tetapi jika Anda bisa berada di jalur yang benar ketika pertama kali memulainya di pagi hari, maka akan menjadi lebih mudah dilakukan untuk sisa hari.

Jika Anda hiperaktif di pagi hari di mana benar-benar beraktivitas lari keluar pintu, maka nada ini yang mungkin akan berlanjut disepanjang sisa hari. Tapi jika Anda dapat melakukan intervensi awal, dapat memusatkan diri dan membumi, maka akan memperoleh suatu pegangan dari situasi yang dihadapi dan mendapatkan diri dalam pola pikir yang tepat, hal ini membantu menjalani sisa hari dengan lebih baik.

ET: Apa perbedaan antara kesadaran dan meditasi, dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain?

David: Dengan kesadaran, Anda mencoba untuk tetap benar-benar tenggelam dalam pengalaman yang akan Anda lalui. Anda dapat bekerja dengan PowerPoint atau spreadsheet, tetapi Anda mencoba untuk menempatkan seluruh perhatian pada apa yang Anda lakukan, bukan pergi ke alam fantasi, atau mencoba melakukan dua atau tiga hal lain pada waktu yang sama.

Saya pikir meditasi adalah sebuah landasan untuk kesadaran. Jika Anda dapat memusatkan diri dalam ruang meditasi, maka akan lebih mudah untuk melatih perhatian spontan saat menjalani kehidupan sehari-hari. Namun jika tidak memiliki landasan dasar, maka akan jauh lebih sulit untuk berhati-hati.

ET: Anda telah menulis beberapa buku tentang meditasi dan kesadaran. Mengapa penting bagi Anda bagaimana orang mencari waktu untuk bercermin diri?

David: Ini merupakan bagian yang sangat penting dalam hidup saya, bahwa saya tidak bisa membayangkan melakukan tanpanya. Bagi saya, benar-benar tidak peduli apa pun tradisi Anda. Anda dapat menjadi orang yang benar-benar sekuler dan terencana. Ini membantu menenangkan saya. Ini menghilangkan kecemasan dan membantu saya tampil lebih baik.

Tidak peduli apa pun yang saya lakukan, itu dapat membantu saya tetap dalam jalur. Membantu saya menjaga kedamaian pikiran, tapi saya pikir ini baik untuk semua orang dalam hidup saya. Membantu saya memperhatikan lebih baik pada anak-anak saya, dan membantu saya menjadi suami yang lebih baik.

ET: Buku Anda mengutip dari berbagai sumber. Apakah ini merupakan pernyataan yang paling baik diartikulasikan dari apa yang ingin Anda sampaikan, ataukah Anda hanya mencoba untuk menarik khalayak luas?

David: Ini adalah campuran dari hal-hal tersebut. Saya ingin menunjukkan pada khalayak bahwa ada sesuatu dari praktik ini adalah bersifat universal, karena ia berada di dalam semua tradisi dunia yang berbeda. Saya tidak ingin mengatakan bahwa semua agama atau filsafat adalah sama … tapi pasti ada aspek yang tumpang tindih.

Saya pikir Anda dapat menemukan kebijaksanaan di mana saja jika Anda selalu mencarinya.

Sangat mudah untuk terjebak dalam kontroversi teologis atau filosofis, namun pada akhirnya itu sangat tidak membantu. Apa yang membantu orang adalah mencari tahu bagaimana dapat menjadi lebih tenang dan lebih damai di dalam kehidupan sehari-hari.

ET: Tolong bicarakan tentang laju buku Anda. Anda ingin pembaca hanya membacanya satu halaman dalam sehari, dan fokus hanya pada satu pikiran. Mengapa begitu lambat?

David: Buku ini dirancang untuk digunakan satu latihan pada satu waktu, namun saya mengerti bahwa orang akan membolak-balik buku itu. Tidak akan melukai apa pun jika Anda membacanya terus atau melewatkan beberapa hari. Tetapi pada saat yang sama, ada sebuah disiplin yang tinggal dengan tugas Anda untuk hari itu.

Buku ini seputar tentang penjelajahan ke tempat-tempat sunyi dan tidak nyaman, seperti kebosanan. Anda tahu, kebosanan memiliki nilai nyata untuk itu. Saya pikir kita lupa bahwa ini dikarenakan kita begitu terkait di sepanjang waktu.

Mungkin kita berpikir bahwa seharusnya kita tidak pernah bosan, namun sebenarnya hal itu merupakan ide yang sangat buruk, karena kreativitas sebenarnya timbul dari kebosanan. Jika Anda tidak pernah merasa bosan, maka pikiran Anda mungkin tidak bekerja dalam kapasitas penuh. Beberapa ide-ide terbaik saya muncul dari rasa bosan dan frustrasi. Jika kita selalu berusaha agar diri kita terhibur sepanjang waktu, mungkin kita tidak akan sangat kreatif, karena kita tidak harus berupaya meraihnya. Orang lain sudah melakukannya untuk kita.

Itulah semua hal tentang satu halaman sehari. Sebagai manusia kita dikenal suka melahap beragam hal. Seperti keinginan menonton seluruh serial program TV. Tapi ada banyak hal yang bisa dikatakan agar mengambilnya secara perlahan. Semakin tua, semakin saya melihat tidak pernah ada manfaat dalam hal bergegas.

ET: Apa yang Anda harapkan manfaat bagi pembaca buku Anda?

David: Saya berharap mereka dapat mengurangi stres dan kecemasan, dan merasakan berkurangnya tekanan dalam hidup, dan dapat mengatasi hal apa pun yang mereka hadapi.

Saya tidak berpikir bahwa meditasi ataupun kesadaran akan dapat secara ajaib menghapus masalah siapa pun. Tidak akan bisa membayar tagihan Anda atau memberikan Anda kekuatan magis. Tapi di satu sisi, menjadi tenang dan terpusat adalah sebuah kekuatan magis.

Ketika Anda dalam kondisi tenang, terpusat, dan pikiran Anda jernih, akan menjadi lebih mudah mendapatkan solusi untuk masalah yang timbul dalam hidup Anda, dan tidak akan mudah bagi orang lain mengambil keuntungan dari Anda.

Jika Anda dapat menghapus kembali gangguan, maka akan mengarahkan Anda untuk tidak hanya menjadi lebih tenang, tetapi dapat memiliki kehidupan yang lebih produktif dan memuaskan. (Epochtimes/Conan Milner/Ajg)

Share

Video Popular