Tulang tengkuk manusia terbentuk oleh 7 ruas tulang, di dalamnya terdapat sumsum tulang belakang, saraf, pembuluh darah, adalah bagian yang sangat rapuh. Sikap duduk, sikap berdiri, postur sewaktu bekerja atau berolahraga yang tidak benar, akan mempercepat degenerasi tulang tengkuk, dan menimbulkan nyeri leher, mati rasa, pusing, penglihatan kabur, tinnitus (telinga berdenging) dan konsekuensi lainnya, dengan serius dapat memengaruhi kehidupan dan pekerjaan.

Sindrom penyakit tengkuk

Penyebab utama penyakit tengkuk adalah dikarenakan tengkuk terbebani dalam jangka panjang, hyperosteogeny (tumbuh tulang rawan), disc prolapse, penebalan ligamen, hingga penekanan ke sumsum tulang tengkuk, akar saraf atau arteri vertebralis, selanjutnya akan menyebabkan berbagai macam gejala, ruang lingkup dampaknya bisa saja meluas ke seluruh tubuh.

Awalnya, mungkin hanya terasa bagian leher mudah kaku dan keras, terkadang bisa tengeng (tortikolis spasmodik), jika gejala ketegangan otot leher tidak segera membaik, maka akan mulai terasa sakit dan kesemutan, jika penyakit menjadi serius akan mulai merembet ke punggung bagian atas, bahkan dari lengan terus menjulur sampai ke ujung jari. Untuk sebagian wanita cenderung mudah merasa sakit kepala atau pusing, dan begitu kambuh akan berlangsung beberapa hari. Apabila kondisi lebih parah lagi, maka akan muncul berbagai macam gejala gangguan saraf yang tidak terkontrol.

Sebenarnya, pada masa awal sakit tengkuk, kemampuan penyembuhan diri dari tubuh akan bekerja, tetapi seringkali kita mengabaikan hal itu.

Berikut ini adalah beberapa cara yang efektif mengatasi permasalahan tengkuk dikala masih fase awal.

Terapi botol bir

terapi-tengkuk2_kesehatan

Bungkus sebuah botol bir kosong dengan handuk, berbaring terlentang di atas ranjang, letakkan botol itu secara horisontal di bagian tengkuk selama 20 – 30 menit (lihat foto-1), 1-3 kali sehari. Pertahankan terapi ini selama beberapa hari, efeknya baru akan terlihat.

Ambil napas dalam-dalam

Menghirup napas dalam-dalam satu kali dapat menghirup dan menghembuskan 2.500 ml sampai 3.000 ml udara, adalah 5 sampai 6 kali dari jumlah pernapasan normal, selain itu pergerakan naik-turun diafragma (penyekat rongga tubuh), memberikan efek pijatan lembut terhadap lambung, liver, limpa dan usus.

Walet terbang

terapi-tengkuk3_kesehatan

Metode burung walet terbang, yaitu berbaring tengkurap di tempat tidur, kepala dan anggota badan semuanya tarik ke arah atas, seperti meniru gaya walet terbang, pertahankan sikap itu selama beberapa menit, kali berikutnya tambahkan waktu lebih lama lagi. Posisi ini selain bisa melatih tengkuk juga dapat melatih tulang pinggang. (Epochtimes/Hui/Yant)

Share

Video Popular