Beberapa teori menjelaskan peristiwa adanya bencana besar atau perang telah melanda Mars ratusan tahun yang lalu yang memaksa penduduk Mars untuk mengungsi dan menetap di bumi.

Dan sekarang, pemburu alien percaya adanya bukti migrasi tersebut karena struktur bangunan sejarah di Jepang tampaknya identik dengan formasi yang ada di planet Mars.

Melihat sebuah makam Periode Kofun di Jepang, YouTuber itu mengaku melihat gundukan yang sama berbentuk lubang kunci di Mars, dan memberikan pendapatnya bahwa makhluk luar angkasa telah berkontribusi terhadap perkembangan peradaban kuno Jepang.

Tyler dalam Secureteam10 membagikan temuan anehnya dalam video yang ia kumpulkan telah menemukan struktur aneh di Google Earth.

Menurut laporan The Inquisitr (18/09), dengan menggunakan koordinat 36°7’45.64″N 139°28’52.95″E Google Earth dan 6°3’57.07″N 92°4’13.22″E di Google Mars, YouTuber itu mampu menemukan struktur serupa di dua planet yang berbeda.

struktur aneh di mars
Tyler dalam Secureteam10 membagikan temuan anehnya di video yang ia kumpulkan menemukan struktur aneh di Google Earth (foto). Dia menggunakan koordinat 36°7’45.64″N 139°28’52.95″E dengan Google Earth.

“Gundukan berbentuk lubang kunci tersebut terlihat sangat mirip dengan apa yang ada di Jepang. Ada banyak hal menarik tentang gundukan ini yang kami temukan di Mars. Pertama-tama, itu adalah struktur besar dan muncul dalam dataran kosong yang sangat terisolasi,” kata Tyler dalam videonya

“Sisi struktur memiliki tepi lurus, rusak pada bentuk titik bulatan besar yang melingkari dasarnya. Benar-benar seperti  yang dimiliki Jepang,” tambahnya.

Berabad-abad yang lalu di Jepang, bangsawan kerajaan diletakkan untuk beristirahat di makam kekaisaran kuno yang dikenal sebagai Kofun atau ‘makam kuburan kuno’. Makam tersebut disediakan untuk kaisar-kaisar Jepang, permaisuri-permaisuri dan anggota terkemuka lainnya dari kaisar, yang dibangun antara abad ke-3 dan awal abad ke-7.

Makam Kofun dikenal berbentuk lubang kunci dengan bagian depan persegi dan melengkung belakangnya, yang juga terlihat mirip dengan tanda seru.

Periode Kofun di mars
Dan 6° 3’57.07″N 92°4’13.22″E di Google Mars (foto), dimana YouTuber mampu menemukan struktur serupa di dua planet yang berbeda.

Meskipun beberapa percaya ‘struktur identik’ tersebut mungkin bukti kuat bahwa alien tinggal di antara kita, NASA telah membuat pernyataan untuk mengklarifikasi bahwa itu bukan.

Badan Antariksa AS telah menjelaskan tepi lurus itu adalah hasil dari patahan atau bukit yang telah secara alami muncul terangkat, yang membentuk tanah lapang yang solid dan terkikis selama lebih dari miliaran tahun.

“Yang cukup menarik, meskipun erosi parah ini terjadi selama jutaan tahun, kita masih memiliki formasi yang menunjukkan simetri yang luar biasa. NASA telah mengakui bahwa kemiripan ini memang ada dan mereka lebih dari sekedar memiliki kesamaan, itu bisa dibilang nyaris identik,” kata Tyler menegaskan.

Para peneliti Mars lainnya setuju dengan NASA bahwa struktur di Mars telah mengalami erosi miliar tahun, tetapi percaya itu adalah alasan mengapa ujung-ujungnya lebih halus daripada struktur yang ada di Jepang.

Tyler dan pemburu alien lainnya sama-sama yakin struktur geometris yang ditemukan di Google Mars itu adalah jauh terlalu mirip untuk dianggap sebagai ‘formasi yang tidak disengaja terbentuk oleh proses alam’.

Dan penemuan baru tersebut menunjukkan bahwa karena struktur itu di Jepang adalah sebuah situs pemakaman untuk golongan elit bangsawan, maka struktur yang ada di Mars adalah makam seorang mulia atau raja Mars juga. (ran)

Share

Video Popular