JAKARTA – Science and Technology Festival merupakan wahana bagi para peneliti dalam melakukan diseminasi dan publikasi hasil penelitian serta menjadi ajang berbagi informasi, baik dalam bentuk seminar, pameran, dan business meeting antara peneliti, praktisi, akademisi, mahasiswa dan industri.

Kegiatan konferensi internasional ini dilaksanakan setiap tahun dan bersifat mandiri yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi profesi pada bidang keteknikan. Penyelenggaraan Science and Technology Festival 2016  pada 3-5 Oktober 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan, Banten.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI mengungkapkan, tujuan dari penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah sebagai ajang sinergi antara peneliti lokal dan global. Kemudian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang bertaraf internasional.

“Selain itu, juga untuk menjembatani peneliti, praktisi, akademisi, mahasiswa, dan industri untuk mendesiminasikan hasil penelitian dan produk inovatif,” jelasnya dalam rilisnya, Minggu (2/10/20160.

Handoko mengharapkan, ajang kali ini juga bisa digunakan kalangan industri untuk menjajaki penggunaan hasil penelitian lokal bagi industri mereka. Selama ini, jumlah hasil penelitian lokal khususnya bidang teknik masih terbatas yang telah diterapkan oleh industri.

Komitmen dari industri tersebut, kata Handoko, diharapkan akan muncul dalam ajang Science and Technology Festival sekarang. Ajang itu sendiri sebenarnya telah mulai diinisiasi sejak 2015 dengan menggabungkan berbagai diseminasi dan konferensi yang sebelumnya terpisah. “Dengan penggabungan dan sinergi ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses diseminasi dah hilirisasi hasil penelitian teknik dalam negeri,” harapnya.

Sebagai informasi, ajang kali ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari dalam dan luar negeri. egiatan tersebut direncanakan dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir. (asr)

Share

Video Popular