Seorang pria mengklaim telah menemukan putri duyung terdampar di pantai Norfolk, Inggris, Selasa dua hari yang lalu (04/10). Dan jika itu benar, putri duyung itu telah meninggalkan perairan tropis yang hangat untuk berenang di antara daerah pengeboran minyak, kapal pukat ikan, kapal tanker minyak mentah, feri dan kapal pesiar di North Sea yang dingin.

Paul Jones telah mengunggah foto-foto yang katanya diambil di Great Yarmouth dan telah dibagikan 15.000 kali di situs media sosial dalam dua hari. Dalam unggahannya ia menulis “Hari ini di Great Yarmouth kami menemukan apa yang tampak seperti Mermaid mati terdampar di pantai.”

Foto mengerikan itu menunjukkan tubuh membusuk dari suatu makhluk yang mirip manusia dengan ekor ikan berbaring di atas pasir. Bagian tengah tubuh tampaknya membusuk sementara ekor dan kepala relatif masih utuh.

Banyak posting secara online mendukung pengakuannya bahwa itu adalah putri duyung dalam mitos. Tetapi yang lain mengatakan itu adalah anjing laut mati karena pantai timur memiliki koloni besar anjing laut abu-abu.

Satu posting, dari Paige Cook, menulis  komentarnya ‘Rip Ariel’ dalam referensinya pada film Disney “The Little Mermaid”.

Dan ada juga penjelasan yang lebih sederhana. profil Facebook pemilik akun Mr Jones menunjukkan padanya untuk menjadi pembuat model yang menarik, terutama tentang tokoh menyeramkan. Dia adalah anggota dari group facebook ‘Horor and Halloween DIY’.

Fakta menarik tentang mitos putri duyung yang misterius

Putri duyung adalah makhluk mitos yang setengah wanita dan setengah ikan. Nama berasal dari ‘mer’ yang berarti laut. Versi laki-laki disebut merman (ikan duyung jantan).

Dari pinggang ke atas mereka muncul sebagai wanita muda yang cantik, sementara dari pinggang ke bawah, mereka seperti ikan dengan sirip dan ekor melebar.

Legenda makhluk setengah manusia, setengah ikan kembali ribuan tahun. Penampakan dibuat oleh orang-orang Arab awal dan Pliny Yunani pada abad 586 Masehi.

Mermaids dijelaskan oleh penjelajah terkenal, Christopher Columbus. Dia melaporkan melihat tiga putri duyung di laut lepas Haiti, pada bulan Januari 1493.

Pandangan modern tentang putri duyung juga telah dipengaruhi oleh dongeng Hans Christian Andersen, “The Little Mermaid”, ditulis pada tahun 1836. (ran)

Share

Video Popular