Almond dikenal oleh banyak orang sebagai makanan sehat, namun bagaimana tepatnya ia memengaruhi kesehatan kita? Almond mengandung banyak senyawa yang tidak terdapat dalam standard diet Amerika. Dapat menjadi solusi yang tepat untuk banyak masalah kesehatan dan penyakit kronis yang terjadi sekarang ini.

Almond adalah salah satu makanan padat zat gizi yang dapat membuat kita ingin terus mengunyahnya setelah makan satu atau dua butir. Apakah Anda sedang menghirup aroma segelas krim susu almond buatan sendiri, menggigit kue almond yang dihiasi dengan stroberi di atasnya, atau menikmati tumis sayur yang ditaburi dengan almond, dalam hal ini Anda sedang memuaskan nafsu makan sekaligus mengoptimalkan kesehatan.

Biji mengandung semua zat gizi dan informasi genetik yang diperlukan untuk tumbuh kembang, demikian juga almond yang membawa unsur kesehatan yang penting dalam bentuk antioksidan, lemak yang sehat untuk jantung, protein, dan senyawa anorganik seperti mineral, yang sangat penting untuk kehidupan. Bagaimana sesuatu yang begitu mungil memberi manfaat yang begitu besar dalam mengatasi masalah kesehatan yang serius? Kita mungkin tidak pernah tahu penjelasan biokimia almond yang lengkap untuk manfaat kesehatan yang seimbang, namun kita terus bersyukur dapat menikmati segenggam almond setiap hari tanpa penyesalan.

Dalam perdebatan mengenai konsumsi lemak yang akhirnya berpihak mendukung untuk menambahkan lebih banyak lemak tak jenuh rantai ganda (dengan dua ikatan rangkap antar molekul lemak) dan lemak tak jenuh rantai tunggal dalam makanan kita, kita mulai memperhatikan bagaimana lemak-lemak ini telah menyingkirkan kita dari penyakit. Menurut CDC, lebih dari 600.000 orang menderita penyakit jantung setiap tahun, yang menyumbang sekitar 25% dari total kematian tahunan. Jadi mengapa dokter tidak menganjurkan orang untuk makan segenggam almond setiap hari daripada menganjurkan orang untuk minum obat untuk mengatasi masalah kolesterol?

Kadar kolesterol yang tinggi adalah penyebab utama penyakit jantung dan sering diterapi dengan obat statin. Namun ada solusi yang lebih aman yang dapat tumbuh di rumah, dibeli di toko lokal, atau toko makanan kesehatan, yaitu almond. Salah satu penelitian klinis menunjukkan adanya perbaikan kadar kolesterol HDL dengan hanya makan 10 gr almond setiap hari, yang setara dengan 12-15 butir, dan penelitian ini dilakukan pada penderita penyakit pembuluh darah koroner. Almond meningkatkan kadar kolesterol HDL, mengurangi kadar trigliserida, mengurangi kadar kolesterol total termasuk kolesterol LDL dan VLDL (lipoprotein densitas sangat rendah) dan mengurangi penumpukkan lemak di dalam pembuluh darah, yang berhubungan erat dengan peradangan kronis dan perkembangan penyakit pembuluh darah.

Diabetes adalah penyakit metabolisme dengan kadar glukosa (gula) yang tidak tepat, dan biasanya didahului oleh sindrom metabolik. Obat farmasi dapat menargetkan penyakit melalui satu jalur atau arah, tetapi almond melalui jalur yang tak terhitung banyaknya untuk melawan ketidakseimbangan dan memulihkan keseimbangan tubuh. Dengan hanya makan 60 gr (sekitar 2 ons) almond setiap hari selama empat minggu menunjukkan penurunan resistensi insulin, kadar insulin dan glukosa pada saat puasa. Hasil kesehatan lain menunjukkan perbaikan rasio kolesterol, persentase lemak tubuh, dan status zat gizi (magnesium, serat, profil asam lemak, dan lain-lain).

Pada abad pertama Masehi, dikatakan wortel dan almond mempunyai kemiripan bentuk dengan mata manusia. Wortel adalah makanan paling terkenal yang bermanfaat untuk kesehatan mata, almond juga bermanfaat kesehatan mata. Sangat penting untuk warna mata dan memfungsikan mata dengan tepat. Mata kita terpapar dengan berbagai bahan kimia dan racun yang menghindari deteksi lima indera kita. Pembuluh darah mata mengandung beberapa pembuluh darah terkecil di dalam tubuh, dan bila terjadi kerusakan, sangat sulit untuk diperbaiki, dapat dikatakan mustahil untuk diperbaiki. Almond yang kaya mengandung vitamin E, mencegah perubahan abnormal pada lensa mata, yang dapat mempercepat perkembangan katarak.

Kita tahu pepatah lama, “Sebuah apel sehari, membuat Anda jauh dari dokter”, maka bayangkan manfaat apel yang diolesi dengan mentega almond, yang akan berdampak buruk terhadap industri farmasi. Dalam sebuah penelitian tahun 2015, makan ⅓ cangkir almond (43 gr) pada waktu sarapan pagi, makan siang, makan malam, atau sebagai camilan akan mengurangi kadar gula darah, dan kelompok peserta yang mengemil almond benar-benar telah menunjukkan penurunan terbesar kadar gula darah.

Tergantung pada dampak kesehatan yang Anda inginkan, makan 10-60 gr almond (kisaran yang digunakan dalam penelitian tersebut) dapat memperbaiki diabetes tipe 2, penyakit jantung, masalah mata, dan kondisi kesehatan lainnya. Makanan harus enak, tetapi yang lebih penting lagi makanan harus memberikan informasi biologis yang berharga bahwa dalam setiap gigitan makanan bermanfaat untuk kesejahteraan manusia. Jadi taruhlah almond di meja, tas, ransel, lemari, dan dekat di hati Anda, karena almond akan melindungi Anda.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular