Patricia Zukowski, seorang seniman dan wartawan, sangat mengagumi keberanian pemain Shen Yun Performing Arts. Pesan yang disampaikan melalui tarian, pengorbanan yang diterima para pemain untuk menjalani hidup bermoral, pengorbanan para pemain untuk berbagi keyakinan, semua ini memberi kesan yang sangat mendalam.

Shen Yun dibentuk di New York pada tahun 2006 oleh seniman dari seluruh dunia dalam upaya untuk menyelamatkan kebudayaan tradisional Tiongkok, yang secara sistematis dibongkar oleh komunis dan rezim ateis di Tiongkok.

Tarian yang ditampilkan tidak hanya mendukung dan menunjukkan budaya tradisional Tiongkok yang diberi sentuhan spiritualitas Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme, tetapi juga menggambarkan penindasan berkelanjutan terhadap orang-orang beriman di Tiongkok.

“Cerita-cerita yang sangat kuat, sangat spiritual,” kata Patricia Zukowski pada tanggal 10 Mei 2016 lalu , di Benedum Center.

Patricia Zukowski menyatakan bahwa para pemain Shen Yun sangat berani menampilkan pernyataan seperti itu. Patricia Zukowski berkata, “Saya yakin pertunjukan ini akan memberi dampak. Orang-orang memiliki keluarga (di Tiongkok), dan saya menemukan keberanian para pemain dan merupakan sesuatu yang sangat saya kagumi.”

Patricia Zukowski juga terkesan dengan keyakinan yang sangat kuat akan adanya kekuatan dan prinsip yang lebih tinggi, yang jika diikuti, akan menuntut ke jalan setelah kehidupan di dunia ini. “Saya menaruh rasa hormat yang besar untuk orang-orang yang menjalani hidup sesuai dengan tuntutan moral,” katanya.

Cita-cita spiritual dalam tarian terwujud dalam cerita dengan tema seperti loyalitas, kebaikan, dan penghormatan kepada dewa. Tarian pertama menunjukkan bagaimana Sang Pencipta membawa dewa ke Bumi untuk menjalani reinkarnasi di Tiongkok. Tarian terakhir menampilkan tema kepercayaan kuno bahwa dengan menjadi baik, suatu hari kita akan menemukan jalan kembali ke surga.

“Memegang keyakinan ini” selalu disertai dengan pengorbanan. Hal ini akan melawan arus dunia,” kata Patricia Zukowski.

Patricia Zukowski mengatakan bahwa begitu banyak orang di dunia saat ini sedang dalam tekanan dan tidak dapat menjalin hubungan dengan Sang Pencipta akibat pilihan mereka sendiri, jadi tema ini sangat relevan. Kebebasan beribadah merupakan akar dari Amerika, sehingga fakta bahwa orang saat ini tidak dapat memjalankan iman mereka, itu adalah memalukan, dan saya benar-benar mendukung hak mereka untuk dapat menjalankan iman mereka.

Mary Kerston, seorang pensiunan asisten administrasi, hadir bersama suaminya, Mike, merasa tema yang ditampilkan oleh Shen Yun adalah relevan dengan kondisi masyarakat dunia sekarang ini.

Bagi Mary Kerston, spiritualitas yang tercermin dari keinginan masyarakat saat ini adalah untuk melarikan diri dari gejolak yang terjadi di masyarakat dan kembali “mencari hal yang lebih spiritual.“

Patricia Zukowski mengatakan bahwa tema spiritual adalah relevan untuk orang di seluruh dunia, kecuali jika “anda tinggal di sebuah kotak.”(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share
Tag: Kategori: KELUARGA

Video Popular