Apakah Anda pernah merasakan sakit kepala migrain? Penderitaan yang ditimbulkan oleh penyakit ini dapat membuat orang merasa tak berdaya sama sekali, sehingga berupaya untuk dapat terbebas dari penyakit ini.

Menurut perkiraan, ada sebanyak 6 – 18 persen dari populasi orang dewasa, telah menderita penyakit kambuhan migrain (sekitar 6 persen laki-laki dan lebih dari 18 persen perempuan)

Saat ini ada banyak pilihan cara untuk dapat menyingkirkan migrain, dan metode yang berbeda dapat berhasil pada orang yang berbeda. Cobalah beberapa cara menyingkirkan migrain berikut ini, untuk mengetahui cara mana yang terbaik bagi Anda.

1. Makanan yang membantu meringankan migrain

(Lilechka75/iStock)
(Lilechka75/iStock)

Apa saja makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan migrain, kita ulas berikut ini:

Omega-3. Kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan liar seperti salmon atau sardin, dapat membantu mengendalikan aliran darah dan menurunkan peradangan.

Sayuran dan buah segar organik . Makanan ini menyediakan anti-oksidan yang membantu menurunkan peradangan, menetralkan pengaruh dari paparan racun dan menyeimbangkan hormon.

Makanan kaya magnesium . Makanan yang kaya kandungan magnesium sangat penting untuk mengendalikan aliran darah dan fungsi otot, seiring dengan mencegah ketidakseimbangan elektrolit. Beberapa makanan yang kaya magnesium seperti bayam (spinacia oleracea), swiss chard (sayuran dalam masakan mediterania), biji waluh, yogurt, kefir (minuman fermentasi susu), almond, alpukat, kacang hitam, figs, kurma, pisang dan ubi jalar.

Makanan berprotein . Daging sapi dan unggas organik, ikan liar, kacang-kacangan dan polong.

Makanan dengan vitamin B . Beberapa peneliti menyarankan penderita migrain dapat mengambil manfaat dari mengonsumsi lebih banyak vitamin B, terutama vitamin B2 (riboflavin). Sumber riboflavin diantaranya termasuk daging, produk susu tertentu, sayuran seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian.

2. Makanan yang memperburuk migrain

(bhofack2/iStock)
(bhofack2/iStock)

Beberapa peneliti memercayai bahwa lebih dari 40 persen penyakit migrain dapat dihindari apabila orang mau memperbaiki menu asupannya dan menghindari pemicu.

Makanan yang dapat memperparah migrain:

  • Penambahan gula
  • Produk-produk biji yang dihaluskan
  • Produk susu konvensional
  • Keju yang lama disimpan
  • Acar atau produk olahan ikan (yang diawetkan misalnya diasapi, diasinkan dan lain-lain)
  • Roti dan kue kering yang dibuat dari gluten dan ragi
  • Minuman anggur merah dan jenis lain alkohol (terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar )
  • Cokelat (mengandung senyawa kimia phenylethylamine, yang terkadang disebut sebagai penyebab perubahan aliran darah yang memicu sakit kepala)
  • Minuman berkafein (bagi sebagian orang, sekitar satu cangkir kopi atau teh setiap hari dapat meringankan sakit kepala, namun penghentian atau minum lebih dari biasanya acap kali bermasalah)
  • Telur (terutama jika seseorang memiliki alergi yang tidak diketahui)
  • Tambahan makanan buatan dan pemanis buatan, termasuk aspartam
  • Penguat rasa dan pengawet dalam makanan kemasan, termasuk MSG
  • Kadar natrium tinggi, terutama bila diikuti dengan rendahnya asupan elektrolit lainnya
  • Makanan yang sangat dingin
  • Nitrat yang ditemukan dalam daging olahan seperti hot dog, daging asap, bacon dan ham, dan lain-lain
  • Makanan yang digoreng dan makanan cepat saji, terutama yang dibubuhi dengan MSG (seperti Chinese food)
  • Bagi sebagian orang, jenis tertentu dari kacang-kacangan dan polong-polongan (termasuk kacang lima dan kacang polong salju, yang mengandung bahan kimia amina alami)

3. Suplemen untuk migrain dan sakit kepala

Jika Anda sering menderita migrain atau sakit kepala jenis lain, mungkin bisa mendapatkan manfaat dari mengonsumsi suplemen berikut ini:

  • Minyak ikan Omega-3: Beberapa studi telah menemukan bahwa suplemen omega-3 dapat membantu mengurangi keparahan dan frekuensi migrain.
  • Magnesium
  • Vitamin B2
  • 5-HTP: Suatu asam amino yang dapat membantu meningkatkan kadar serotonin dan menurunkan frekuensi dan tingkat keparahan nyeri.
  • Feverfew: Sejenis tanaman yang dapat membantu mengurangi frekuensi sakit kepala migrain dan gejala sakit kepala, termasuk nyeri, mual, muntah dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.
  • Ekstrak kudzu: Sebuah pengobatan herbal dengan lebih dari 70 phytochemical atau fitonutrien.
  • Melatonin: Dapat membantu meningkatkan kualitas tidur ketika digunakan secara bijaksana.
  • Krim capsaicin: Oleskan sedikit krim capsaicin ke dalam lubang hidung Anda, atau menggunakan semprot hidung yang mengandung capsaicin, yang bekerja dengan menghambat sinyal nyeri saraf.

4. Minyak esensial untuk mengobati sakit kepala

Minyak esensial dapat dioleskan pada bagian kepala yang terasa nyeri, leher dan tempat lain untuk menenangkan ketegangan otot dan perasaan stres. Anda juga dapat mematikan rasa sakit secara langsung dengan menerapkan beberapa tetes minyak pada sebuah handuk panas (atau menggunakan bantal pemanas atau kantong es yang ditempelkan pada kepala dan leher selama sekitar 15 menit pada satu waktu).

Minyak esensial yang dapat digunakan untuk sakit kepala:

  • Peppermint: Mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  • Lavender: Menenangkan stres dan kecemasan.
  • Eucalyptus: Meningkatkan aliran darah, menenangkan pikiran.
  • Kemenyan: Menurunkan peradangan dan memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh secara keseluruhan, kecemasan dan keseimbangan hormon.
  • Rosemary: Mengurangi rasa sakit melalui mengatur aliran darah.

5. Cara Lain untuk menyingkirkan migrain

Mengurangi stres . Penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang dapat memicu migrain atau membuat sakit kepala sakit lebih buruk, termasuk diantaranya tekanan fisik pada tubuh (seperti latihan fisik yang berlebihan atau tiba-tiba meningkatkan aktivitas fisik terlalu banyak), kualitas tidur yang buruk dan berada di dalam kondisi tekanan emosional yang berlebihan.

Cobalah melatih tubuh-pikiran . Terapi biofeedback, meditasi, bernapas dalam-dalam, pemanduan citra, terapi pijat dan teknik relaksasi lainnya, yang menghubungkan tubuh dan pikiran, sangat bermanfaat untuk setiap jenis sakit kepala.

Tidur yang cukup. Kekurangan tidur dan kecemasan mampu memicu migrain dengan meningkatkan peradangan dan memengaruhi tingkat hormon. Manusia membutuhkan waktu tidur paling tidak selama 7 – 9 jam per malam.

Keseimbangan hormon. Survei menunjukkan bahwa perempuan muda sering kali menderita migrain pertama kali setelah mereka mulai memasuki siklus menstruasi. Migrain juga umum terjadi selama trimester pertama kehamilan dan ketika seorang wanita lagi PMS.

Olahraga. Bertujuan untuk menjaga dengan jadwal latihan rutin yang mencakup kombinasi dari setidaknya 30-60 menit latihan aerobik dan ketahanan lima hari seminggu. Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa yang terbaik adalah tidak untuk mencoba dan latihan selama migrain atau sebelumnya jika Anda merasa serangan datang. (Epochtimes/ Dr. Josh Axe, /Vivi)

Share
Tag: Kategori: Headline KESEHATAN

Video Popular