Sistem kalender Maya dan Tiongkok kuno memiliki begitu banyak kesamaan, sehingga tidak mungkin mereka dikembangkan secara terpisah, menurut almarhum David H. Kelley, yang penelitiannya mendapat gelar anumerta dan diterbitkan pada Agustus 2016 lalu.

Kelley adalah seorang arkeolog lulusan Harvard dan pakar epigrafi di University of Calgary, Kanada. Dia meraih ketenaran pada 1960 atas kontribusi besarnya dalam mengartikan tulisan Maya. Artikelnya yang berjudul “Komponen Asia dalam Penemuan Kalender Maya” telah ditulis pada 30 tahun yang lalu, tetapi baru-baru ini digali kembali dan dipublikasikan untuk pertama kalinya dalam jurnal Pre- Columbiana.

Pada 1980, sebuah jurnal ilmiah utama telah diminta untuk dijadikan artikel, kata redaktur Pre-Columbiana, Dr. Stephen Jett. Namun Jett mengatakan, “Para editor menolaknya sebagai hal yang terlalu didokumentasikan untuk format cadangan jurnal.” Jett memperoleh izin Kelley untuk memublikasikannya sebelum ia meninggal.

Hipotesis yang disajikan Kelly memang kontroversial. Dia mengatakan bahwa kalender menunjukkan kontak antara Eurasia dan Mesoamerika pada lebih dari 1.000 tahun lalu, yang bertentangan pemahaman arkeologi utama dimana kontak seperti itu baru terjadi pertama kalinya pada beberapa ratus tahun yang lalu.

Kelley mendukung teori kontroversial kontak lintas samudra awal itu. Ini adalah teori yang memiliki banyak pendukung akademik lainnya dan Pre-Columbiana memang mengkhususkan diri dalam mengeksplorasi hal itu. Kesamaan dalam sistem kalender hanya bagian dari bukti-bukti untuk kontak awal.

Kelley juga bukan satu-satunya yang telah memerhatikan kesamaan antara sistem kalender. Sebagai pihak yang diberi kewenangan sebagai seorang ahli sejarah Maya, analisisnya menjadi dasar studi lebih lanjut.

Peneliti lain, yang kebetulan memiliki nama yang sama tetapi dengan awal tengah yang berbeda, David B. Kami akan mengeksplorasi beberapa kesamaan yang disebutkan oleh Kelley dan David B. Kelley sebagai contoh.

Hewan

Hari-hari yang sama di kalender Maya dan Tiongkok terkait dengan rusa, anjing, dan monyet. hari-hari lain juga erat cocok, meskipun korespondensinya tidak tepat.

Misalnya, suatu tahun dikaitkan dengan jaguar dalam kalender Maya, namun di Tiongkok menjadi harimau. Sedangkan yang lainnya terkait dengan buaya di Maya, tapi menjadi naga di Tiongkok. Asosiasi dasarnya mungkin sama, meskipun manifestasi tertentu mungkin berbeda berdasarkan fauna atau pengetahuan lokal.

Hewan-hewan ternak, seperti kuda, domba, sapi, dan babi juga tidak ada pada kalender Maya.

Contoh lain dari kesamaan antara kalender Mesoamerika dan Tiongkok adalah simbolisme gabungan dari kelinci dan bulan.

“Hari ke-8 Aztec, Kelinci, diperintah oleh Mayauel, dewi bulan dan dewi minuman pulque yang memabukkan”, tulis Kelley. Representasi dari kelinci di bulan pertama kali terlihat di Mesoamerika sekitar abad ke-6 Masehi. “Gambar kelinci di bulan merupakan favorit bagi orang Tionghoa, yang pertama kali muncul di Dinasti Han Tiongkok pada abad pertama SM atau sedikit lebih awal”.

Kelley menyimpulkan bahwa: “Nama- nama hewan dalam sistem kalender Maya … jelas berasal dari bentuk prototype dari daftar yang diperluas dari Eurasia”.

Sistem kalender Tiongkok juga sesuai dengan daftar Eurasia ini. Di peradaban kuno kala itu, sistem kalender telah bercampur aduk. Hal ini membuat Kelley memandang Yunani, India, dan sistem lain sebagai contoh bagaimana kalender dalam budaya yang berbeda memiliki akar yang sama, tetapi mengambil bentuk yang sedikit berbeda.

Ini membantunya memahami persamaan dan perbedaan antara kalender Tiongkok dan Maya dan untuk menyimpulkan bahwa mereka berdua akhirnya memiliki sumber yang sama dan tidak berkembang secara mandiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa dimana unsur-unsur kalender Maya menyimpang dari Tiongkok, mereka mungkin masih sejajar dengan sistem Eurasia lain, yang tetap mendukung teori kontak awal.

Elemen

David B. Kelley menggunakan program komputer INTERCAL, yang dikembangkan oleh astronom Caltech, Denis Elliott, untuk menemukan perbandingan antara asosiasi hari pada kalender Maya dan 5 elemen Tiongkok: api, air, tanah, logam, dan kayu.

Pada awalnya, ia tidak menemukan perbandingan untuk elemen ini, meskipun ia tidak menemukan korelasi di asosiasi binatang seperti yang Kelley lakukan, namun ketika ia membuat sedikit parameter perbandingan, ia menemukan lebih banyak hal yang saling tumpang tindih.

Beberapa penjelasan latar belakang diperlukan di sini. Tanggal mulai dari kalender Maya telah menjadi bahan perdebatan. Tidak ada yang tahu pasti kapan dimulai, meskipun secara umum hal itu dipercaya dimulai pada 11 Agustus 3114 SM.

David B. Kelley memulainya dengan asumsi ini, dan menemukan sembilan perbandingan antara dua sistem kalender dalam jangka waktu 60 hari yang diberikan, dimana semuanya berhubungan dengan nama hari dan asosiasi hewan.

Tapi kemudian ia mencoba menggeser tanggal lebih sedikit. Ketika dia bergeser empat hari, pada 7 Agustus 3114, perbandingan meningkat dari sembilan sampai 30 dalam jangka waktu 60 hari, dan perbandingan termasuk pula elemen.

Keakuratan perbandingannya memiliki beberapa keterbatasan selain dari kapan dimulainya penanggalan. Elliott memperingatkan bahwa programnya akan menjadi semakin kurang akurat lebih lanjut dalam waktu yang digunakan untuk menganalisis tanggal.

Namun David B. Kelley menulis: “Meskipun kurangnya perbandingan yang solid, kemungkinan terdapat semacam hubungan sistematis antara nama-nama hari Mesoamerika tertentu, dan kedua unsur angit dan Bumi dalam kalender Tiongkok”.

“Jika, memang, dapat dibuktikan bahwa ada tingkat relevansi yang wajar untuk ide bahwa sistem kalender Mesoamerika mungkin terkait, bahkan dalam beberapa cara, dengan sistem kalender Tiongkok, maka kesempatan untuk menguji perhitungan penanggalan Mesoamerika terhadap sistem yang masih dikenal hingga saat ini (penanggalan Tiongkok) menjadi bisa dilakukan,” katanya.

Itu belum lagi implikasi untuk kontak kuno antara Dunia Lama dan Baru. (Epochtimes/Osc/Yant))

Share

Video Popular