Oleh Gao Yuqing

Lebih dari 1.000 orang anggota veteran Tiongkok pada Selasa (11/10/2016) berkumpul di depan gedung Departemen Pertahanan (Dephan) Beijing, Tiongkok. Mereka meneriakkan slogan-slogan yang menuntut perbaikan kesejahteraan yang diberikan pemerintah kepada para veteran.

Sebagian besar dari mereka adalah veteran pria berusia paruh baya dan memakai seragam militer bermotif loreng-loreng. Otoritas Beijing mengerahkan sejumlah polisi ke lokasi untuk menjaga ketertiban.

Menurut analis media Tiongkok bahwa kebanyakan dari perwira yang ikut berunjuk rasa itu adalah mereka yang telah bergabung dengan militer pada akhir 1954. Para anggota Devisi 8023 yang pernah terlibat dalam uji coba senjata nuklir.

Mereka ini merasakan standar subsidi yang mereka terima dari pemerintah sudah tidak mencukupi, jumlah tunjangan untuk pengobatan juga mengecil karena kenaikan biaya medis, sehingga dengan bertambahnya usia dan tekanan dalam kehidupan, maka banyak dari mereka sudah memendam keluhan yang mendorong mereka berpartisipasi dalam penyampaian petisi di depan gedung Dephan Beijing.

Otoritas Beijing saat ini sedang tidak mengijinkan adanya pembahasan tentang isu-isu yang timbul dalam bidang kemiliteran. Seorang aktivis mengatakan, dalam tahun ini saja, para veteran sudah mengadakan lebih dari 50 kali unjuk rasa atau penyampaian petisi. Namun, dalam jumlah sebesar yang terjadi seperti hari ini memang jarang. (soundofhope/sinatra/rmat)

Share

Video Popular