Komando Strategi Departemen Pertahanan AS mendeteksi sebuah kegagalan dalam uji coba peluncuran rudal yang dilakukan rezim Kim Jong-un dari bagian utara kota Kusong, Korut. Uji coba dilakukan pada 15 September pukul 11:33.

Peluncuran rudal jarak menengah ‘Musudan’ itu gagal, demikian Dephan AS melaporkan. NORAD (Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara) menegaskan bahwa uji coba tidak menimbulkan ancaman bagi AS.

Juru bicara Pentagon Gary Ross dalam pernyataannya mengatakan, “Kami mengutuk keras tindakan Korea Utara yang lagi-lagi melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dengan melakukan uji coba peluncuran rudal baru-baru ini. Dewan Keamanan PBB sudah dengan tegas melarang Korea Utara mengembangkan teknologi rudal balistik”.

AS menyerukan kepada Pyongyang agar tidak terus-menerus untuk menyulut ketegangan kawasan.

“Tindakan profokatif tersebut hanya akan memperkuat tekad masyarakat internasional untuk melaksanakan sanksi ekonomi yang diberikan Dewan Keamanan PBB kepada Korea Utara. dan memperkuat keyakinan AS untuk mempertahankan persekutuan militer dengan Jepang dan Korea Selatan,” kata Gary Ross.

Rudal balistik jarak menengah ‘Musudan’ memiliki daya jelajah sampai ke Kepulauan Jepang termasuk Guan.

Menurut data dari CSIS-AS bahwa dalam April – Mei tahun ini, Korut sudah melakukan 4 kali uji coba peluncuran rudal yang semuanya mengalami kegagalan. Salah satu rudal yang diluncurkan pada Juni lalu tiba-tiba meledak di udara tak lama setelah meluncur. Satunya lagi berhasil terbang sejauh 400 km (250 mil) dan jatuh ke dalam laut Jepang.

Pada September lalu, Korut kembali melakukan  uji coba 3 buah rudal yang di luncurkan dari bagian barat negara itu. Ketiga rudal itu jatuh di perairan Jepang. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular