Komando Startegis AS mengatakan, uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah yang dilakukan Korut dari sekitar kota Kusong pada Kamis (20/10/2016) kembali mengalami kegagalan. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan juga membenarkan berita tersebut.

CNN melaporkan bahwa Komando Strategis AS dalam sebuah pernyataannya menyebutkan, Pusat Komando NORAD mendeteksi adanya satu uji coba peluncuran rudal oleh Korut pada 20 Oktober sekitar pukul 06:30 waktu Korea Utara dan memastikan tidak akan menimbulkan ancaman bagi AS. Mereka menduga bahwa rudal balistik yang sedang diuji coba itu mungkin adalah jenis ‘Musudan’.

Yonhap mengutip ucapan dari pejabat berwenang Kepala Staf Gabungan Korea Selatan memberitakan bahwa Lembaga Studi Korea Selatan – AS menilai bahwa rudal yang diuji caba tersebut adalah berjenis ‘Musudan’.

Komandan Angkatan Laut AS Gary Ross dalam sebuah pernyataannya menyebutkan, “Kami mengutuk keras tindakan Korea Utara yang lagi-lagi melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dengan melakukan uji coba peluncuran rudal baru-baru ini. Dewan Keamanan PBB sudah dengan tegas melarang Korea Utara mengembangkan teknologi rudal balistik. Kami menyerukan kepada Korea Utara untuk menahan diri dari tidak melakukan tindakan yang akan lebih mengintensifkan ketegangan wilayah, tetapi untuk memenuhi kewajiban dan komitmen internasional”.

Sebelumnya pada 15 Oktober, Korut sudah melakukan uji coba peluncuran rudal ‘Musudan’ tetapi mengalami kegagalan karena meledak tak lama setelah diluncurkan.

Tercata sampai hari ini, Korut sudah melakukan 8 kali uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah ‘Musudan’ dengan rekor 7 kali gagal dan 1 kali berhasil pada 22 Juni.

Sumber dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan juga mengutuk keras tindakan Korut yang terus menerus melakukan tindakan provokatif melalui uji coba senjata nuklir. Meskipun pihaknya tetap berwaspada untuk mencegah Korut meluncurkan provokasi lebih lanjut. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular