Kehidupan setelah menjadi mumi selama 89 tahun sedang mengembara di sekitar museum di Siberia untuk menyerukan perdamaian dunia. Para pemimpin agama di Rusia telah mengklaim bahwa sosok yang telah tertangkap rekaman CCTV yang menunjukkan sedang ‘berjalan’ tersebut adalah Lama yang terkenal dan dihormati.

Jenasah Lama Dashi-Dorzho Itigilov yang telah diawetkan, dihormati pemimpin Budha di Rusia sebelum dan sesudah Revolusi Bolshevik, disimpan dalam sarkofagus kaca yang terletak di lantai dua ‘istana’-nya dekat Ulan-Ude di Siberia.

Namun sekarang para pemimpin agama setempat mengklaim rekaman CCTV yang menunjukkan ‘gerakan’ Lama tersebut pada hari Minggu dan Senin malam tanggal 9 dan 10 Oktober baru lalu, dalam rangka apa yang mereka katakan kemungkinan sebagai suatu panggilan untuk perdamaian dunia.

Lama hidup kembali dari kondisi nirwana
Para pemimpin agama telah mengklaim bahwa sosok itu adalah Lama, pemimpin Buddha yang dihormati di Rusia sebelum dan setelah Revolusi Bolshevik

Beberapa umat Buddha percaya bahwa Lama, yang meninggal pada tahun 1927 dan dimakamkan dalam posisi lotus sebelum jenazahnya digali yang hampir tidak ada kerusakan, tetap hidup atau mengalami hibernate seperti dalam keadaan nirwana.

Siberian Times (11/10) melaporkan, Lama Damba Ayusheev, kepala Buddha Tradisional Sangha yang sekarang, memukul balik klaim dari yang meragukannya bahwa salah satu gambar kabur tersebut menunjukkan seorang penjaga keamanan yang mengenakan seragam militer, membawa dua tas dan memakai sepatu.

Dia mengatakan kepada Siberian Times, “Satu foto menunjukkan satu sosok buram di latar depan, sementara yang kedua, sehari kemudian, menunjukkan sosok yang sama di dekat sofa. Ini bukan lelucon, itu sudah pasti.”

“Saya melihat sosok manusia pada foto itu, seperti yang Anda lakukan, dan saya tahu persis tidak ada siapapun di Istana Khambo Lama Itigilov saat kejadian itu. Penampakan pertama pada pukul 8:05 ketika tidak ada orang yang memiliki akses ke ruangan Lama pada saat itu,” ungkap Ayusheev, dari Republik Buryatia, seorang Buddhist dari wilayah Rusia, bersikeras.

Dia menambahkan bahwa Lama itu dalam lima atau enam meter menyusuri lorong di takhtanya, dan tempat itu (di mana manusia tersebut berdiri) adalah di pintu depan.

Foto kedua ternyata menunjukkan Lama Itiligov sedang bergerak lagi, kali ini dekat sofa. Gambar tersebut kualitasnya buruk, tidak begitu jelas, dan ia belum merilis rekaman utuh tetapi mengatakan gambar itu dipicu oleh gerakan di dalam ruangan tersebut.

“Tidak ada video, hanya kilatan cahaya dari tubuhnya pada bidikan kamera. Saya terkejut oleh gambar ini, meskipun di suatu tempat di kedalaman pikiran saya membayangkan kemungkinan seperti itu, tapi saya masih belum siap untuk melihat ini,” kata Ayusheev.

Seorang juru bicara Buddha Tradisional Sangha dari Rusia, Tubden Baldanov, sepakat bahwa Lama Itigelov telah hidup dan menambahkan, “Fakta bahwa ia muncul dalam penyamaran … Kita tidak tahu. Mungkin itu semacam tanda? Mungkin dia mengatakan sesuatu? Mungkin, bahwa organisasi internasional harus bekerja untuk perdamaian?”

keadaan hibernate tetap hidup
Beberapa sudah lama percaya bahwa Lama Dashi-Dorzho Itigilov tetap hidup dalam keadaan seperti nirwana. (Foto: The Siberian Times)

Lahir pada tahun 1852, Lama Itiligov menonjol dalam kehidupan rohani dari Tsar Rusia segera sebelum Revolusi Bolshevik. Dia mengambil bagian dalam perayaan tiga ratus tahun dari House of Romanov pada tahun 1913, dan membuka Datsan Gunzechoinei, candi Budha pertama di St Petersburg.

Lama terkenal itu meninggal pada tahun 1927, tahun setelah peringatan para biksu untuk meninggalkan Uni Soviet karena mereka akan dikuasai oleh Red Teaching’. Permintaan terakhirnya adalah untuk dikubur dalam posisi lotus, di mana ia meninggal.

Ketika jenazahnya diperiksa pada tahun 1955 dan diperiksa lagi pada tahun 1973 para biarawan takjub melihat tidak ada tanda-tanda pembusukan. Mereka terus menyimpan apa yang mereka ketahui tetap disembunyikan dari pemerintah Soviet.

Pada bulan September 2002, tubuh Itigilov ini digali sekali lagi di hadapan para pemimpin Buddhis Tradisional Sangha dari Rusia. Diteliti dengan seksama oleh para biksu serta oleh para ilmuwan dan ahli patologi.

Menurut catatan pada pengamatan-pengamatan saat itu, sisa-sisa yang ditemukan dalam kondisi seseorang yang telah meninggal 36 jam yang lalu, luar biasa awet dan tanpa tanda-tanda pembusukan. Otot dan jaringan dalam, sendi-sendi lunak dan kulit tetap utuh.

Beberapa orang menyatakan bahwa Lama bertahan awet karena garam. Yang lain mengatakan dia dalam keadaan hibernasi, seperti nirwana, dan pada kenyataannya masih tetap hidup. (ran)

Share

Video Popular