JAKARTA – Presiden Joko Widodo melalui akun twitternya meminta kepada masyarakat Indonesia untuk segera melapor jika mengalami secara langsung atau melihat perlakuan pungutan liar.

Jokowi juga meminta masyarakat untuk tak segan-segan menghubungi nommor dan mengirim pesan singkat kepada nomor khusus untuk pemberantasan praktek pungutan liar di tengah masyarakat.

“Kalau melihat atau mengalami PUNGLI, lapor langsung ke – website: saberpungli.id – SMS ke 1193 – Telepon call center 193 -Jkw,” tulis Jokowi dalam akun Twitternya @Jokowi, Jumat (21/10/2016).

Seperti dilansir dari situs Setkab, Menkopolhukam Wiranto menuturkan praktek pungli di Indonesia yang seperti membudaya bahkan terhadap semua lapisan terjadi pungutan liar yang di luar ketentuan.

Praktek ini, kata Wiranto, dinilai tentu meresahkan masyarakat. Sebagai bentuk pemberantasan pungli dan penyelundupan,  dua Satgas dibentuk yaitu Satgas Saber Pungli dan Satgas Penanggulangan Penyelundupan.

lebih Khusus kepada pemberantasan pungli, Menko Polhukam menilai, saat ini momentumnya sudah sangat bagus, karena dampak dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kementerian Perhubungan ternyata sungguh sangat luar biasa.

“Sambutan masyarakat maupun perilaku para pemungut liar ini sudah berubah. Banyak laporan dari kementerian/lembaga (K/L) yang melaksanakan pelayanan publik, itu banyak sekali publik yang sekarang sudah merasa nyaman untuk mengurus kepentingan-kepentingan kebutuhan mereka,” kata Wiranto.

Menurut Menko Polhukam, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016, jaringan organisasi Satgas Saber Pungli dibentuk dari pusat sampai kementerian/lembaga terkait dan sampai daerah.

Nantinya juga akan dibentuk unit-unit Saber Pungli dengan satu kriteria, persyaratan, target, dan pengawasan tertentu, serta masukan dari masyarakat. Akan ada kroscek sehingga K/L terkait pasti akan melakukan itu dengan baik. (asr)

Share

Video Popular