Personil pengendali misi Mars Eropa mengatakan, bahwa wahana robotic Schiaparelli yang dikirim ke Mars telah jatuh dan mungkin sudah meledak di Mars. Ini merupakan kegagalan Schiaparelli Eropa yang kedua dengan misi mendaratkan sebuah wahana robotik di planet merah Mars.

Thierry Blancquaert, salah satu personil di pusat kontrol misi ESA di Darmstadt, Jerman mengatakan kepada AFP, selama dua hari ini, nasib wahana Schiaparelli belum diketahui secara pasti, tapi sekarang dipastikan telah hancur di permukaan Mars.

Dia mengatakan, bahwa dari foto lokasi pendaratan yang ditetapkan sebelumnya oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) menunjukkan, pendaratan wahana Schiaparelli dengan bobot 600 kg yang kehilangan kontak selama dua hari itu melesat dengan kecepatan lebih tinggi dari yang seharusnya.”

Kejelasan nasib Schiaparelli sendiri diketahui setelah satelit Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang selama 10 tahun terakhir beroperasi di orbit Mars, berhasil memotret sebuah titik yang diyakini sebagai parasut Schiaparelli.

Satelit NASA itu juga memotret sebuah pola gelap yang diperkirakan berukuran 15 – 40 meter yang berjarak 1 kilometer sebelah utara parasut, yang diyakini tercipta akibat benturan antara Schiaparelli dengan permukaan Mars.

Dalam pernyataannya ESA mengatakan, “Robot itu jatuh dan hancur akibat benturan setelah terjun bebas dari ketinggian 2 sampai 4 kilometer dari permukaan Mars. Ada kemungkinan terjadi ledakan setelah Schiaparelli menghantam permukaan Mars, hal ini dikarenakan tangki bahan bakar robot tersebut masih penuh terisi.”

Robot pendarat bernama Schiaparelli, yang bentuknya mirip piringan raksasa itu, merupakan bagian dari program kerja sama ExoMars antara ESA dengan Rusia untuk meneliti permukaan Mars, dengan harapan bisa menemukan tanda-tanda kehidupan. Ini merupakan kegagalan kedua misi Eropa untuk mendaratkan sebuah wahana robotik di Mars. Pada 2003 lalu, Inggris juga gagal mendaratkan wahana tanpa awak bernama Beagle 2 di planet tersebut. (Central News Agency/joni/rmat)

Share

Video Popular