Oleh:  Ye Yu Huan

Astronom internasional menuturkan, bahwa selama 20 tahun terakhir, jumlah planet di luar tata surya yang diketahui kita dari nol itu telah bertambah sekitar 800 planet. Tetapi ini hanya sebagian kecil dari jumlah planet yang ada di segenap alam semesta, hanya di galaksi tempat keberadaan hidup kita saja diduga terdapat miliaran planet.

Beberapa diantara planet itu merupakan planet mirip bumi, disana mungkin dihuni makhluk Extra-Terrestrial alias alien (kehidupan cerdas di luar bumi).

“Para ilmuwan menduga “Earth-2”(planet kembaran bumi)  yang memiliki struktur dan ukuran yang sama dengan bumi itu mungkin dihuni oleh alien,” kata Abel Mendez, astrofisikawan asal Amerika.

Saat ini ada tiga metode utama untuk mendeteksi planet ekstra surya: Metode transit, kecepatan radial (Metode Doppler) dan metode Gravitational microlensing. (Internet)
Saat ini ada tiga metode utama untuk mendeteksi planet ekstra surya: Metode transit, kecepatan radial (Metode Doppler) dan metode Gravitational microlensing. (Internet)

Dalam forum terbuka European Science di Berlin, Jerman, Prof. Dame Jocelyn Bell Burnell, astrophysicist and former President of the Royal Astronomical Society menekankan, “Kita harus serius mempertimbangkan apabila benar-benar menemukan alien, apakah kita harus mengadakan kontak dengan mereka, atau bagaimana bersahabat dengan mereka dan masalah terkait lainnya.”

Sementara itu, dalam seminar astronomi yang diselenggarakan baru-baru ini di Napoli, Italia, beberapa ilmuwan menuturkan, bahwa jika memang ada alien di planet mirip Bumi itu, apakah harus mengadakan kontak dengan mereka, semua ini tergantung pada dua teori yang berbeda yaitu “teori alien bermaksud buruk” dan “teori alien bersahabat.”

Teori alien bermaksud buruk

Fisikawan dan matematikawan Inggris Stephen Hawking berulang kali menyatakan bahwa Alien mungkin tidak bermaksud baik, dan sangat riskan apabila mengadakan kontak dengan mereka.

“Jika alien memutuskan untuk “mengunjugi”kita, maka akibatnya mungkin akan sama seperti bangsa Eropa saat tiba di benua Amerika, penduduk asli Amerika tidak mendapatkan manfaat baik apapun. Jika alien menyerang bumi, tujuan utamanya adalah menjarah sumber daya bumi,” tandas Hawiking.

Laman situs web “Kebijakan Luar Negeri” Amerika merilis sebuah artikel berjudul “Battleship Earth”, mengungkapkan bahwa Pentagon bermaksud menggunakan 11 jenis senjata antariksa model terbaru untuk menghadapi makhluk luar angkasa.

Namun, ada dugaan bahwa militer Amerika bermaksud mendapatkan dukungan publik untuk meningkatkan belanja tambahan dalam mengembangkan sistem senjata “Star Wars”. Sementara itu, ada juga yang mengemukakan bahwa hal itu merupakan propaganda militer AS untuk meningkatkan semangat masyarakat semasa krisis ekonomi, bahkan ada yang sangsi dengan senjata-senjata yang dikumandangkan itu apakah efektif.

Teori alien bersahabat

Saat ini, “Teori alien bersahabat” jauh lebih populer di kalangan akademisi, tapi sejumlah ilmuwan tidak setuju dengan hipotesis ini.

Pakar astrobiologi Amerika David Morrison juga mengatakan, bahwa jika sebuah peradaban dapat eksis ratusan ribu tahun, maka taraf kecanggihannya dipastikan jauh melampaui manusia. Peradaban ini pasti dapat memecahkan serangkaian masalah yang kita hadapi, jadi tidak perlu menyerang bumi. Menurutnya, alien itu “utusan perdamaian”, sosok yang ramah serta menarik.

“Jika alien berkunjung ke bumi, saya akan menyambut dan menjamu mereka,” katanya.

Adapun mengenai apakah alien itu bermaksud buruk atau baik, tidak ada yang tahu secara pasti, setidaknya untuk saat ini, dua hipotesis yang berbeda seperti uraian di atas itu tampaknya masih akan terus diperdebatkan. (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular