Apakah Anda pernah makan secara berlebihan makanan yang sarat dengan energi, namun merasa lelah dan lesu setelahnya? Apakah tidak aneh jika Anda menyantap lima jenis hidangan yang seharusnya memberi energi selama berjam-jam malah sering membuat Anda mengantuk?

Tubuh menggunakan jumlah yang berbeda dari enzim yang berbeda untuk mencerna berbagai makanan. Membebani enzim untuk mencerna terlalu banyak jenis makanan dapat membuat tubuh menjadi lebih rumit dan lebih sulit untuk mencerna makanan, memperlama proses pencernaan dan mengurangi energi tubuh.

Sebagian besar orang makan 4 atau 5 macam makanan yang berbeda. Pikirkan makanan yang berlimpah saat liburan panjang, atau makan malam di sebuah restoran. Pikirkan makanan pembuka, salad, makanan utama yang mengandung daging, kentang, mentega, roti, dan kemudian ditutup dengan makanan pencuci mulut, kopi dan kue. Kemudian berpikir bagaimana perasaan menderita energi tubuh yang rendah.

Tentu saja perayaan sesekali wajar-wajar saja untuk dilakukan, tetapi makan secara berlebihan dan kelebihan berat badan sebenarnya menjadi penyebab utama penuaan. Semakin lama makanan mengendap di dalam tubuh, maka semakin banyak racun yang dibuat. Mentega dan minyak adalah makanan yang sangat lambat dicerna, yang akan memperlambat makanan yang cepat dicerna seperti buah. Hal ini menyebabkan nyeri, gas, kembung, asam urat, maag, rematik, aliran balik asam lambung ke kerongkongan, bau badan, bau mulut dan sembelit.

Memperbaiki pencernaan dengan mengkombinasikan makanan

Adalah masuk akal jika semakin lama makanan berada di dalam tubuh, maka semakin banyak energi tubuh yang digunakan untuk memproses dan mencernanya. Kombinasi makanan adalah praktek makan makanan yang dicerna lebih cepat, dan merencanakan dengan matang ketika kita makan makanan yang lambat dicerna. Idealnya, 80% makanan kita harus mengandung makanan yang cepat dicerna dalam waktu 2 jam seperti buah dan sayuran. Dua puluh persen makanan kita mengandung makanan yang lebih berat dan lebih lambat dicerna seperti protein, lemak dan tepung yang memakan waktu selama 3-4 jam.

Cairan ini adalah yang paling cepat dicerna saat masuk ke dalam tubuh Anda. Cairan melalui lambung dalam waktu sekitar 10 menit dan meninggalkan tubuh dalam beberapa jam. Lebih dari beberapa ons cairan di makanan yang mengencerkan enzim pencernaan kita yang kuat, akan memperlambat pencernaan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah menunggu satu jam (atau lebih) setelah makan untuk minum. Makanan padat memakan waktu lebih lama untuk dicerna, serat butuh beberapa waktu untuk di cerna.

Katagori makanan

Kobninasi makanan mengkategorikan makanan sesuai dengan waktu yang dibutuhkan untuk mencernanya:

• Buah segar: Butuh waktu 30 menit untuk dicerna. Ada 4 sub kategori buah

o Melon – karena kandungan air yang tinggi, dicerna dalam waktu 20-30 menit.

o Asam – dicerna dalam waktu 30 menit. Mencakup lemon, nanas, apel yang asam, plum yang asam, buah persik yang asam, jeruk mandarin, dan tomat.

o Kurang asam – dicerna dalam waktu 30 menit. Mencakup aprikot, blueberry, huckleberries, stroberi, nektarin, raspberry, blackberry, gooseberry, mangga, elderberry, buah zaitun, buah ara segar, apel yang manis, ceri, persik, plum, kesemek, dan anggur.

o Manis – dicerna dalam waktu 45 menit. Mencakup pisang, kurma, anggur manis, pir, plum, kismis, dan buah ara kering.

• Sayuran mentah segar: Butuh waktu 1 jam untuk dicerna. Mencakup selada, sayuran hijau, seledri, timun, zucchini, bawang, jamur, dan sebagainya.

• Sayuran yang bimasak: Butuh waktu 1-2 jam untuk dicerna.

• Tepung yang dimasak: Butuh waktu 2,5 – 3 jam untuk dicerna. Mencakup semua biji-bijian seperti pasta dan roti, dan sayuran yang mengandung tepung seperti kentang, ubi jalar, labu, dan sebagainya.

• Lemak: Butuh waktu 3 jam untuk dicerna. Mencakup alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak.

• Protein: Butuh waktu 4 jam untuk dicerna. Mencakup daging, ikan, seafood, telur, ayam, dan sebagainya.

Kombinasi makanan

Berikut adalah beberapa set makanan, mulai dari peringkat yang mudah dicerna dari skala 1 (terbaik) sampai 7 (terburuk):

1. Makanan tunggal – 1 jenis buah atau 1 jenis sayuran mentah. Saya sarankan tidak lebih dari 900 gr buah atau sayuran mentah setiap kali makan. Jadi, misalnya: 900 gr anggur atau 900 gr sayuran hijau mentah terhitung sebagai makanan tunggal.

2. Beberapa sayuran atau buah (dari kategori yang sama: melon, asam, kurang asam, manis).

3. Beberapa sayuran mentah (yaitu salad)

4. Sayuran mentah + lemak yang baik untuk kesehatan (alpukat, atau kacang-kacangan, atau biji-bijian, atau minyak)

5. Sayuran mentah + lemak yang baik untuk kesehatan + makanan yang mengandung tepung yang dimasak (umbi-umbian, atau ubi jalar, atau labu).

6. Sayuran + lemak yang baik untuk kesehatan + protein (4-6 ons)

7. Sayuran + lemak + protein + karbohidrat + pencuci mulut! Sebagian besar orang makan makanan yang termasuk di dalam kategori ini. Sangat sulit tubuh untuk mencerna terlalu banyak kombinasi makanan!

Di mana peringkat Anda berada, mulailah memindahkan satu peringkat lebih tinggi. Misalnya, jika Anda secara teratur makan di peringkat 7, cobalah makan lebih banyak makanan di peringkat 6 atau 5. Bahkan dengan menyingkirkan salah satu makanan yang secara teratur Anda makan akan sangat meningkatkan pencernaan Anda. Dengan makan 3-4 porsi kecil setiap hari, dengan kombinasi yang lebih sedikit dan dengan jarak waktu makan 4 jam, Anda akan memiliki pencernaan yang lebih baik dan lebih banyak energi! Jadi sangatlah mudah untuk mendapatkan panjang umur dan tetap sehat!(Epochtimes/ Wayne Gendel/Vivi)

Share

Video Popular