Oleh: Zhu Lan

Ada sebuah penelitian baru yang menunjukkan prospek terbaik untuk orang-orang muda adalah di Jerman. Menurut media Jerman, “Frankfurter Allgemeine Zeitung” yang melaporkan bahwa British Foreign and Commonwealth Office membandingkan peringkat untuk prospek kehidupan orang-orang muda di seluruh dunia. Subyek penelitian global youth development index terhadap orang muda itu di 183 negara yang berusia antara 15 tahun sampai 29 tahun.

Proyek ini didasarkan pada analisis dari 18 item indikator masa depan orang-orang muda, indikator ini memiliki 5 topik: kesempatan kerja, pendidikan, kesehatan, partisipasi politik dan antusiasme pelayanan publik.

Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik, kesempatan kerja dan pendidikan anak-anak muda di Jerman sangat menonjol, di Denmark, Swiss dan Inggris serta negara-negara Eropa lainnya, masa depan anak muda mereka juga cukup baik.

Masuk dalam 10 besar, selain Jerman, ada 7 negara Eropa. Amerika Serikat di peringkat no. 23 dan Tiongkok 118. Tidak diragukan lagi 10 negara di peringkat akhir dari masa depan yang paling kelabu adalah para kawula muda di Afrika bagian selatan.

Menurut laporan, meskipun Jerman dan beberapa negara Eropa dalam kondisi sangat baik. Namun peneliti mempertahankan sikap kritis pada situasi keseluruhan secara global. Saat ini ada sekitar 1,8 miliar kawula muda di seluruh dunia, suatu angka tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dari 4 orang terdapat antara 3 orang yang tinggal di negara-negara yang hanya dapat memberikan kesempatan moderat atau lebih buruk. 87% dari muda-mudi dunia tinggal di negara-negara berkembang. Meskipun orang-orang muda di Jerman memiliki prospek yang cerah, tetapi jumlah absolutnya sangat kecil, di Jerman terdapat banyak sekali orang usia lanjut yang apabila dibandingkan dengan kaum muda-mudinya proporsinya sangat rendah.

Menurut hasil akhir penelitian, prospek pekerjaan adalah masalah serius dan salah satu ancaman terbesar bagi masa depan orang muda, yang tidak hanya mengacu pada negara-negara berkembang, hal itu juga menghantui negara-negara industri.

Para peneliti menyimpulkan, risiko pengangguran kaum muda setidaknya dua kali lipat dibandingkan dengan kaum manula. Situasi mengkhawatirkan dialami oleh para wanita muda. Di banyak negara, akses perempuan terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, akses ke internet dan aspek-aspek lain lebih rendah dari laki-laki.

Selain itu, menurut laporan, proporsi keseluruhan orang-orang muda untuk berpartisipasi dalam politik sedang menyusut. Ini mencerminkan rasa frustrasi kebanyakan orang sedang meningkat, kekecewaan terhadap masa depan juga sedang meningkat.

Para peneliti percaya bahwa ada satu hal yang membuat optimistis, negara dengan peringkat depan tidak hanya negara kaya dengan proporsi para kaum mudanya yang rendah. Ada beberapa negara berkembang dan negara industri baru yang proporsi orang mudanya lebih tinggi, seperti Kosta Rika, Yamaika dan Kolombia dari Amerika Latin juga Tajikistan dari Asia.

Berikut peringkat 10 teratsa, orang-orang muda di negara-negara yang mempunyai masa depan yang paling menjanjikan.

1. Jerman
2. Denmark
3. Australia
4. Swiss
5. Inggris Raya
6. Belanda
7. Austria
8. Luksemburg
9. Portugal
10. Jepang

Indonesia berada di posisi no. 139 diapit oleh Mesir (138) dan Sudan (140). Peringkat negara-negara tetangga: Malaysia (34), Singapura (43), Filipina (79), Vietnam (87), Timor Leste (96), Thailand (97). (hui/whs/rmat)

 

Share

Video Popular