Sekarang ini kanker otak adalah kanker yang paling mematikan bagi anak-anak di Amerika Serikat, melampaui leukemia, karena kemajuan pengobatan leukemia dan tidak adanya kemajuan pengobatan kanker otak.

Statistik pemerintah melaporkan terjadi perubahan dalam peringkat penyebab kematian pada anak-anak, dengan meninjau sertifikat kematian selama 15 tahun.

“Menurut saya sebagian besar orang berpikir leukemia adalah kanker yang paling banyak diderita pada masa anak-anak. Namun, sekarang sudah berubah,” kata Sally Curtin dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat.

Kanker adalah penyebab utama keempat kematian untuk anak-anak secara keseluruhan, terhitung sekitar 1 dalam 10 kematian anak pada tahun 2014. Sekitar seperempat kematian akibat kanker otak, atau 534 kematian adalah akibat kanke rotak. Ada 445 kematian akibat leukemia.

Statistik pemerintah melaporkan cedera yang disengaja tetap sebagai penyebab utama kematian untuk anak yang berusia di bawah 19 tahun, diikuti oleh kematian akibat bunuh diri dan pembunuhan.

Setiap tahun lebih banyak kasus baru leukemia dibandingkan dengan kasus baru kanker otak, tetapi leukemia tidak lagi sebagai penyebab utama kematian. Hal ini disebabkan oleh kemajuan dalam pengobatan leukemia selama beberapa dekade terakhir dan karena leukemia lebih mudah diobati daripada kanker otak, demikian kata para ahli.

“Di seluruh dunia beberapa jenis leukemia yang dialami oleh generasi yang lalu hampir berakibat fatal, yang sekarang ini hampir dapat diobati,” kata Sally Curtin, seorang ahli statistik yang bekerja untuk laporan statistik tersebut.

Namun tingkat kematian akibat kanker otak untuk anak-anak berada pada tingkat yang sama minimal selama 15 tahun, menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat.

Kecenderungan yang serupa juga berlaku untuk orang dewasa, demikian menurut American Cancer Society.

Leukemia adalah jenis kanker yang mempengaruhi darah, yang memudahkan dokter untuk memperoleh darah dan memberi terapi seperti kemoterapi.

Otak dilindungi oleh penghalang yang melindungi otak terpapar banyak bahan kimia, termasuk obat kanker, untuk mencapai jaringan otak atau tumor otak. Pembedahan sulit dilakukan dan kadang tidak mungkin dilakukan, tergantung di mana tumor berada di dalam otak. Terapi radiasi dapat merusak perkembangan otak anak.

“Perlu ketahanan hidup,” kata Dr. Katherine Warren, seorang ahli dalam penelitian tumor otak anak di National Cancer Institute.

Faktor lain adalah bahwa para ilmuwan baru mulai memahami bahwa kanker otak anak mungkin secara biologis berbeda dengan kanker otak orang dewasa, dan memerlukan pendekatan pengobatan yang berbeda.

Pada tahun 2014, angka kematian akibat kanker otak adalah sekitar 0,7 per 100.000 anak yang berusia 1 sampai 19 tahun. Angka kematian akibat leukemia adalah sekitar 0,6 per 100.000 anak yang berusia 1 tahun sampai 19 tahun.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat melaporkan bahwa keseluruhan tingkat kematian akibat kanker pada anak-anak menurun sekitar seperlima antara tahun 1999 hingga tahun 2014, karena penurunan kematian akibat leukemia pada anak-anak.(Epochtimes/Vivi/Yant)

Share

Video Popular