Ketika suasana hati Anda terperosok ke dasar lembah yang dalam, tidak ada salahnya mencoba lima cara yang dianjurkan oleh INC.COM untuk membantu Anda menyelaraskan emosional Anda, dan menemukan kembali kekuatan untuk melangkah ke depan.

Lompat naik turun

Ketika suasana hati sedang kalut, melompat naik turun memang bisa menepis kekalutan pikiran, dan mengembalikan ke kondisi “restart”. Karena tidak ada orang yang dapat melakukan gerakan seluruh tubuh dengan melompat naik turun sambil terus memikirkan permasalahan, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengosongkan pikiran tanpa memikirkan apa pun untuk melompat naik turun.

Mayoritas orang memiliki kemampuan untuk merencanakan kemungkinan terjelek atau sedia payung sebelum hujan, tapi terkadang terlalu fokus hingga menemukan jalan buntu dan justru memperbesar tekanan dan menghambat munculnya keberanian untuk menghadapi kenyataan. Di saat seperti itu, olahraga lompat naik turun dapat mengalihkan perhatian Anda dari kepala berpindah ke tubuh, dan menarik keluar emosional Anda.

Selalu bersyukur

Ketika terjebak dalam kegalauan sangat mudah melupakan hal-hal yang positif, tapi apa pun yang terjadi, kita harus mencari hal-hal yang patut disyukuri di sekitar kita. Sebagai contoh, jika pagi ini Anda berangkat kerja dengan berjalan kaki, bandingkan dengan orang yang duduk di kursi roda, pikirkanlah betapa bahagianya Anda karena masih memiliki sepasang kaki yang bisa berjalan. Hal yang sama juga bisa diterapkan dalam mendengar, melihat dan mencium, pikirkan Anda bisa dengan bebas mendengar, melihat dan mencium, ini adalah hal yang patut disyukuri.

Pikirkan lagi hal positif yang terjadi selama satu hari ini, seperti ciuman dengan keluarga sebelum Anda berangkat kerja, hangatnya mentari yang menyinari pundak Anda, atau kursi kosong yang bisa Anda duduki ketika menaiki kereta api. Meskipun hal kecil, pada saat Anda merasa kecewa akan dapat membantu Anda untuk berpikir jernih kembali dari sudut pandang yang berbeda, biarkan rasa syukur meluluhkan perasaan yang tertekan, buka pintu hati Anda untuk menyambut kebahagiaan dan harapan.

Bernapas dalam-dalam

Ketika merasa otot tubuh Anda mulai tegang, pikiran kacau, sebaiknya hentikan apa pun yang sedang Anda lakukan dan tariklah napas dalam-dalam, bisa dilakukan dimana saja, seperti di depan meja, di ruang rapat, bahkan saat sedang mengantri di bank. Bernapas dalam-dalam, setiap kali tarik napas sambil berhitung sampai 5, lalu tahan napas 2-3 detik, kemudian hembuskan napas perlahan sambil berhitung sampai 5 pula.

Perhatikan untuk selalu menarik napas sampai paru-paru Anda terasa penuh lalu hembuskan semuanya tanpa tersisa, saat menarik napas rasakan udara mengalir melalui hidung Anda, perut menggelembung, ketika dihembuskan juga rasakan udara meninggalkan tubuh Anda, perut mengempis. Lalu bernapas kembali seperti biasa melalui hidung, kemudian bernapas dalam-dalam lagi, begitu terus selama 3-5 menit. Bernapas dalam-dalam bisa meredakan stres, meredakan kolesterol stres (Stress Hormone, atau disebut juga Cortisol).

Mendengarkan musik

Beristirahat sejenak sambil mendengarkan musik yang Anda sukai. Musik adalah cara unik untuk mengubah suasana hati Anda. Mungkin lagu ini adalah lagu yang Anda dengar pada saat sedang senang, atau lirik lagu yang membuat Anda bisa tersenyum. Sebaiknya pilih lagu yang bisa membuat Anda bersemangat.

Hidup hanya hari ini

Sering kali kita terlalu memerhatikan “hal yang telah terjadi” dan juga “masa depan yang tak terlihat” dan menjadi terlalu khawatir. Jika di dalam benak Anda kerap muncul kata-kata “jika saja…” atau “seandainya…”, maka Anda telah keluar dari realita, sering berpikir seperti itu akan membuat masalah semakin runyam.

Alihkan perhatian Anda pada saat ini, di depan mata! Perhatikan hal yang sedang Anda kerjakan, singkirkan segala sesuatu yang bisa memecahkan konsentrasi, contohnya matikan ponsel Anda. Terkadang jika kita terlalu mengkhawatirkan banyak hal, sebaliknya justru akan mengabaikan kondisi yang sesungguhnya, ketika Anda memerhatikan kondisi sebenarnya dari suatu masalah, atau mungkin akan mendapati bahwa kondisi yang sebenarnya ternyata tidak seburuk bayangan Anda, dan masalah pun bisa terselesaikan.

Seperti yang dikatakan oleh Mark Twain: “Saya seorang manula, saya sudah tahu ada banyak masalah, namun hal itu kebanyakan belum pernah terjadi (I am an old man and have known a great many troubles, but most of them never happened).”

Mulai sekarang, cobalah kelima cara ini, dan percayalah Anda akan memiliki keberanian dan kebijaksanaan lebih untuk menghadapi hidup. (Epochtimes/Lie/Yant)

Share

Video Popular