BANDUNG – Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung bersama Korwas PPNS Polda Jawa Barat berhasil menggerebek sebuah pabrik mie basah yang diduga menggunakan formalin di Kecamatan Cugenang Kab. Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/10/2016), pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan pemberitaan BPOM, saat penggerebekan diamankan sebanyak ± 2,6 Ton produk mie basah siap kirim, satu jerigen formalin, satu karung boraks dan alat produksi. Menurut pettugas, pabrik mie basah ini mulai beroperasi sejak bulan Juli 2016.

Pabrik ini disebut memiliki kapasitas produksi sampai dengan 2 Ton setiap hari dengan lima orang karyawan. Adapun produk mie basah tersebut diedarkan ke sejumlah wilayah di Bogor dan Jakarta.

Dari hasil pengujian ditempat, diketahui bahwa produk mie basah yang diproduksinya positif mengandung Formalin. Sesuai dengan Permenkes No. 033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP), Formalin termasuk kedalam Bahan yang dilarang digunakan sebagai BTP, hal ini dikarenakan formalin berbahaya untuk kesehatan .

BPOM meningatkan, melakukan produksi dan mengedarkan produk pangan berupa mie basah dengan menggunakan bahan yang dilarang, seperti Formalin dan Boraks, melanggar ketentuan pasal 75 ayat (1) Undang-Undang RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Pelanggaran tersebut diancam dengan ancaman pidana berupa pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 10 milyar sebagaimana diatur dalam pasal 136 Undang-Undang RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. (Sumber : BPOM/asr)

 

Share

Video Popular