Oleh: Song Chengguang

Bicara tentang Meridian selalu memberi kesan suatu hal yang gaib. Ilmu kedokteran Barat pernah menganggapnya sebagai syaraf dan pembulu darah, karena jalur Meridian sering menyusuri seiring syaraf dan pembulu darah.

Ada juga yang menganggap Meridian itu tidak eksis, karena ketika dibedah tidak dapat ditemukan. Kemudian dari penentuan dengan radioaktif isotop ditemukan keberadaan Meridian, namun tidak dapat dipastikan bentuk keseluruhan Meridian. Bagaimanapun tentu penemuan baru itu telah membuktikan realita objektif eksistensinya yang secara independen berada di luar system syaraf dan pembuluh darah.

Tubuh manusia terbentuk dari 2  jenis substansi, yaitu substansi dan ultra substansi. Substansi yang dimaksud disini adalah substansi yang berada di ruang dimensi lapisan molekul ini, misalnya tulang, otot, kulit, rambut dan lain-lain dari tubuh manusia. Yang dimaksud Ultra substansi adalah substansi yang tidak termasuk di dalam ruang dimensi lapisan molekul, misalnya Meridian, jiwa, roh, tekad dan lain-lain yang berdiam di Organ Dalam.

Ilmu pengobatan modern selalu melakukan penelitian pada lapisan molekul, sesungguhnya substansi pada lapisan molekul juga tercipta untuk menusia, maka manusia pada ruang dimensi lapisan ini, dapat terus melakukan penelitian tanpa ada batasan, sehingga sering ada sejumlah cendekiawan seperti Einstein dapat merasakan keberadaan Tuhan dan yang akhirnya juga menjadi pengikut Tuhan.

Pengobatan Tradisional Tiongkok  (PTT) beranggapan, Meridian dan Organ Dalam tubuh manusia mempunyai hubungan erat, Organ Dalam (Jantung, Liver, Paru, Limpa dan Ginjal) merupakan tempat kediaman berbagai jenis sifat kejiwaan manusia. Sedangkan pengendalian yang dilakukan Meridian, tidak hanya berefek pada tubuh fisik, yang lebih penting adalah berefek pada spirit manusia, ketika spirit telah mengalami penyerasian, maka tubuh juga mendapatkan penyerasian, spirit juga merupakan semacam substansi, substansi yang tak dapat dibuktikan secara duniawi, merupakan substansi yang lebih mikroskopik.

PTT berasal dari aliran Tao. Di dalam aliran Buddha yang berasal dari India juga terdapat metode serupa, meski dengan sebutan/nama berbeda tapi taraf kondisinya sama. Olah jiwa (Kultivasi) dari aliran Tao adalah melalui jalur Meridian, di dalam aliran Buddha juga ada yang berkultivasi melalui penembusan Meridian.

Sesungguhnya, setiap orang memiliki takdir dan kesempatan untuk berkultivasi. Apabila seseorang ingin berkultivasi dan berlatih, harus menembus terlebih dahulu Meridian Ren dan Meridian Du, yang juga disebut menembus Lingkaran Langit Kecil dan Lingkaran Langit Besar.

Lingkaran Langit Kecil begitu dapat ditembus, semua penyakit akan lenyap, selanjutnya menembus Lingkaran Langit Besar, jika kedua-duanya telah ditembus, orang itu akan mampu menyerap energi yang lebih tinggi tingkatannya, membuat materi dari tubuhnya berubah menjadi lebih padat densitasnya dan menuju tingkatan yang melebihi manusia biasa.

 

 

Model tubuh manusia dengan sebagian saluran meridian yang terbuat dari tembaga. (internet)

Kiri: Meridian Du: Dari titik Hui Yin yang terletak diantara lubang anus dan kemaluan mengalir melalui punggung menembus titik Bai Hui di ubun-ubun. Kanan: Meridian Mai: Dari titik Bai Hui mengalir ke hidung dan mencapai titik Hui Yin.

Lalu apa hakikat Meridian itu? Sebenarnya Meridian merupakan ciptaan Tuhan yang dipasang sebagai jalan tembus menuju “langit”. Oleh sebab itu banyak metode kultivasi dan latihan adalah dimulai dari menembus Lingkaran Langit. Ini mudah dibicarakan, namun jika ingin menembus Lingkaran Langit Kecil dan Besar, ada yang harus dilakukan selama berpuluh-puluh tahun, bahkan seumur hidup.

Pada 2500-an tahun silam, sang Buddha Sidharta Gautama atau yang dikenal sebagai Buddha Sakyamuni mengatakan, seorang Tathagata “Zhuan Lun Sheng Wang (raja suci pemutar roda)” yang memiliki kemampuan supra natural paling digdaya (di atas langit disebut “Falun Sheng Wang (raja suci roda hukum)” akan turun ke bumi mengajarkan hukum dan menyelamatkan umat manusia.

Menurut salah satu Kitab Buddha dikatakan, ketika “Falun Sheng Wang” berada di dunia, bunga langit Udumbara akan mendeteksinya untuk kemudian bertumbuh mekar.

Kini Falun Dafa telah menyebar ke seluruh dunia, kultivasi dan latihan Falun Dafa tidak sama dengan latihan metode lainnya, begitu dimulai latihan, ratusan Meridian bersama-sama bergerak, bersama-sama bersirkulasi, dan menuntut praktisi berasimilasi dengan karakter alam semesta Sejati, Baik dan Sabar (真Zhen, 善Shan, 忍Ren), dengan demikian praktisi dalam waktu yang amat singkat, sangat cepat mencapai taraf kondisi yang tidak dapat dicapai oleh metode latihan lainnya, yang telah berlatih berpuluh-puluh tahun bahkan seumur hidup. (tys/whs/rmat)

Share

Video Popular