PAPUA – Pesawat Caribou type DHC4A PK-SWW milik Pemda Puncak, Papua yang hilang kontak sejak Senin (31/10/2016) pukul 23.23 UTC atau sekitar pukul 08.23 WIT berhasil ditemukan oleh tim pencari pada Selasa (1/11/2016).

Rilis resmi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) menyebutkan tim pencari gabungan yang terdiri dari BNPP Kantor Timika Lanud Timika, Paskhas Timika, Polres Timika, Brimob Timika, Kodim Timika, Lanal Timika, PT.Trigana Air, PT.Phegasus Timika, PT.Airfast, ERG PT.Freeport, dan Dishub Timika dibagi menjadi dua tim.

Tim I melakukan pencarian dengan menggunakan Pesawat Twin Otter milik Trigana Air memulai pencarian Selasa, (1/11/2016) pukul 05.46 WIT.  Tim II melakukan pencarian dengan menggunakan pesawat helikopter Airfast dan take off sejak pukul 06.20 WIT. Area pencarian dipetakan pada titik koordinat 04°10’00” S – 137°32’00” E dan 03°59’00” S – 137°39’00” E.

Berdasarkan kerja tim, pencarian tak berlangsung lama, Tim pesawat Twin Otter Trigana Air berhasil menemukan pesawat Carybaw nahas tersebut pukul 09.30 WIT pada koordinat 04 06 40 S – 137 38 88 E.

Saat itu, keempat korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah keempatnya dibawa dengan menggunakan pesawat helikopter Airfast. Korban terakhir berhasil dinaikkan ke atas pesawat helikopter Airfast pukul 10.35 WIT.

Identitas keempat awak pesawat Carybou tersebut adalah Farhad (pilot), Efendi (kopilot), Steven (mekanik) dan Endri Baringin (FOO). Selanjutnya diputuskan, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup pukul 17.00 WIT.

Pesawat ini sebelumnya bertolak dari Bandara Udara Mozes Kilangin, Timika, Papua, pada 07.57 WIT, Senin (31/10/2016) dengan tujuan Bandar Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Pesawat ini dijadwalkan tiba di Ilaga pada 08.22 WIT pada hari itu. Pesawat kargo ini mengangkut bahan bangunan seberat 3,1 ton. (asr)

 

Share

Video Popular