Pejabat militer Korea Selatan pada Selasa (1/11/2016) mengatakan bahwa kapal pengangkut  stasiun radar X-band milik Angkatan Laut AS sudah langsung kembali ke pangkalannya yang berada di Hawaii begitu selesai melaksanakan tugas pemantauan terhadap senjata rudal Korea Utara dari perairan sekitar Semenanjung Korea.

Media ‘Yonhap’ mengutip ungkapan pejabat militer Korea Selatan memberitakan bahwa pada akhir bulan September lalu, Angkatan Laut AS mengerahkan 1 buah kapal pengangkut  stasiun radar X-band (Sea-based X-Band Radar, SBX) dari pangkalannya di Hawaii menuju perairan bebas di dekat Semenanjung Korea untuk melaksanakan tugas pemantauan terhadap senjata rudal Korea Utara selama lebih kurang 1 bulan. Kapal tersebut kini sudah berlayar kembali ke pangkalannya.

Karena misi tersebut termasuk rahasia, maka sumber tidak ingin mengungkap rincian dari misi serta jalur pelayarannya.

SBX yang merupakan sistem radar canggih tersebut adalah bagian penting dari sistem pertahanan rudal AS NMD (National Missile Defense). Meskipun perangkat dimobilisasikan di laut, tetapi masih mampu bekerja dengan baik meski kapal berlayar di laut yang bergelora dan saat menemui badai.

Tujuan utama dibangunnya perangkat tersebut adalah untuk memantau, mengumpulkan data dan menindaklanjuti dari laut lepas terhadap luncuran roket dan rudal balistik jarak jauh. Data yang dikumpulkan oleh kapal kemudian dikirim ke stasiunnya di darat digunakan untuk menilai antara lain jarak tempuh dan kekuatan rudal yang mengancam pertahanan.

Banyak pejabat militer Korea Selatan mengatakan bahwa dalam teori, rudal antar benua milik Korea Utara dapat menjangkau sebagian dari daratan Amerika.

Kapal SBX tersebut berbobot sekitar 50.000 ton dan memiliki panjang +/- 119 meter dengan lebar +/- 86 meter. Kapal yang dijuluki ‘Mata raksasa di laut’ ini dapat memantau luncuran rudal dalam radius sampai 2.000 kilometer. Militer AS menyebutkan bahwa perangkat tersebut mampu menemukan sebuah benda sekecil bola bisbol dari jarak ribuan kilometer jauhnya, ia juga mampu membedakan asli atau palsunya isi dari hulu ledak.  (sinatra/rmat)

Share

Video Popular