Oleh: Chen Junchun

Ada pepatah mengatakan “Alamiah adalah yang paling indah”. Apakah kulit hitam, kulit putih atau kuning, selama itu alami, pasti bisa mempesonakan. Seperti Khoudia Diop sebagai contoh, model wanita berasal dari Senegal ini dengan kulit hitam mengkilap dan alamiah telah mempesonakan banyak netizens.

Akun Instagramnya telah memiliki lebih dari 200.000 penggemar. Banyak orang merasa respek terhadap prinsipnya yang mengutamakan kewajaran/alamiah dan mutlak tidak menggunakan cream pemutih.

Diop diyakini adalah model Afrika yang paling hitam kelam. Kulitnya penuh melanin, sehingga hitamnya terlihat seperti arang. Dia sekarang memiliki karir yang sukses sebagai model, fotonya yang penuh percaya diri dan keindahan alami itu telah menjadi populer di dunia maya.

Namun dia mengakui, sewaktu dirinya dalam masa pertumbuhan, kulit ultra-hitamnya telah membuatnya menjadi objek bullying.

Menurut Diop, ia pernah diberi julukan sebagai, “orang hitam (Darky)”, “putri malam (Daughter of the night)”, “ibu dari bintang-bintang (Mother of Stars)” dan julukan lainnya.

Intimidasi pun berdatangan seiring dengan julukan tersebut menyerangnya. Orang-orang mengira ia akan menderita karena warna kulitnya, namun pada kenyataannya, dia suka warna kulitnya, dan tidak peduli tentang bagaimana orang lain berpikir. Tetapi juga bersikeras untuk tidak menggunakan produk pemutih yang bisa membahayakan kesehatan untuk mengubah warna kulitnya.

Karena sikap positifnya ini, membuat dia menjadi gadis yang unik. Dan senyumnya yang cemerlang, membuat dia menjadi sangat cerah.

Di Afrika, pemutihan kulit adalah masalah serius, jutaan wanita local menggunakan krim pemutih, mencoba untuk membuat diri mereka sesuai standar estetika global yang berbasis pada Eropa. Ada laporan bahwa proporsi wanita Nigeria menggunakan produk pemutih setinggi 75%.

Dokter kulit Olanrewaju Falodun Nigeria tidak menyetujui pemakaian produk pemutihan.

“Orang-orang keliru percaya bahwa wanita berkulit putih lebih bersih dan indah, juga lebih disukai oleh kaum pria. Dengan berlalunya waktu, perempuan berkulit hitam diinternalisasi kesalahpahaman ini, yang cenderung menggunakan pemutih untuk meningkatkan rasa percaya diri,” katanya.

Menurut Falodun, alasan lain wanita ingin memutihkan juga mencakup kebodohan dan tekanan teman sebaya. (whs/rmat)

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular