Oleh: Chen Gang

Jack Kasher, dokter kehormatan Fisika dari Universitas Nebraska mengatakan, “Ada suatu cara, baik melalui lubang cacing atau warping (memotong garis perjalanan waktu antar galaksi), pasti ada cara menyerap energi vakum, dan alien mengatakan kepada kita bahwa mereka berhasil melakukannya.”

Sebelumnya Unidentified Flying Objects atau UFO hanya dianggap lelucon. Tapi sekarang, eksistensi mereka kembali diterima secara luas oleh masyarakat “arus utama.” Hal ini tak lepas dari sejumlah besar negara yang secara terbuka telah mengungkapkan keberadaan UFO, banyak dari mereka adalah para tokoh dengan reputasi yang baik dan memiliki kredibilitas yang tinggi.

Pernyataan Dr Jack Kasher tersebut di atas memiliki pandangan yang sama dengan sejumlah besar ilmuwan, sarjana, tokoh militer dan pejabat terkait. Demikian juga dengan sejumlah besar astronot NASA yang pernah mengatakan tentang esksistensi alien.

Banyak orang yang penasaran tentang bagaimana para makhluk luar angkasa itu datang ke planet kita, berikut adalah beberapa penjelasan terkait, tapi besar kemungkinan saat ini kita tidak bisa memahami bagaimana cara peradaban dengan teknologi yang sedemikian canggihnya ini datang ke bumi.

The Alcubierre drive / Alcubierre metric

Di balik konsep Alcubierre drive (juga dikenal sebagai warp drive) adalah menempatkan sebuah pesawat antariksa di angkasa yang memiliki kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Warp Drive adalah istilah bagi sebuah sistem propulsi teoritis untuk mencapai kecepatan yang Lebih Cepat Dari Cahaya (LCDC).

Sebuah warp drive akan memanipulasi ruang-waktu itu sendiri untuk memindahkan pesawat luar angkasa, mengambil keuntungan dari celah dalam hukum fisika yang mencegah apa pun yang bergerak lebih cepat dari cahaya.

Alcubierre drive digagas berdasarkan persamaan medan Einstein (Einstein field equations), dalam relativitas umum, yang mencoba mengembangkan pesawat angkasa yang dapat mengarungi ruang lebih cepat dari cahaya, Hal ini dapat dicapai dengan medan densitas-energi yang lebih rendah daripada ruang hampa.

Walaupun menurut relativitas khusus suatu benda tidak dapat bergerak lebih dari kecepatan cahaya, pesawat dengan pendorong Alcubierre tidak akan mengalami percepatan yang melebihi kecepatan cahaya, tetapi akan terdorong oleh ruang yang berkontraksi di depan dan meluas di belakang, sehingga pesawat akan tiba di tempat tujuan lebih cepat dari cahaya dalam ruang normal.

Quantum entanglement/Belitan kuantum

Einstein menunjukkan kelemahan teori Quantum Mechanical yang menggunakan entanglement merupakan sesuatu yang “spooky action at a distance” karena Einstein tidak mempercayai bahwa Quantum particles dapat mempengaruhi partikel lainnya melebihi kecepatan cahaya.

Namun, beberapa tahun kemudian, ilmuwan John Bell membuktikan bahwa “spooky action at a distance” dapat dibuktikan bahwa entanglement dapat terjadi pada partikel-partikel yang sangat kecil.

Belitan kuantum adalah fenomena aneh di mana dua partikel kuantum berinteraksi sedemikian rupa sehingga mereka menjadi sangat terkait, dan pada dasarnya ‘share’ eksistensi.

Ini berarti bahwa apa yang terjadi pada salah satu partikel secara langsung  akan mempengaruhi apa yang terjadi pada yang lain. Namun, masalahnya untuk membuat belitan kuantum bekerja, itu harus melawan teori  relatif khusus, karena memerlukan informasi untuk melakukan perjalanan lebih cepat dari kecepatan cahaya.

Lubang cacing

Secara teori memang benar wormhole atau lubang cacing ini merupakan solusi matematis mengenai hubungan geometris antara satu titik dalam ruang-waktu dengan titik yang lain, dimana hubungan tersebut bisa berperilaku sebagai ‘jalan pintas’ dalam ruang-waktu. Tapi, sampai saat ini belum ada bukti yang bisa mendukung keberadaannya, baik dari pengamatan maupun secara eksperimen.

Sebuah laporan terbaru dalam Annals fisika memberikan bukti matematis menyebutkan bahwa sebuah lubang hitam super-masif di dalam galaksi kita itu sebenarnya adalah sebuah lubang cacing. Jika benar, maka umat manusia bisa menembus ruang-waktu.

Ini menegaskan bahwa sebagian besar galaksi memiliki lubang cacing, dan seandainya kita dikunjungi alien, maka wormhole atau lubang cacing itu bisa jadi adalah salah satu cara mereka mengunjungi bumi. (Secretchina/joni/rmat)

Share

Video Popular