JAKARTA – Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo mengatakan  95 orang dari dari total 101 orang yang menjadi korban tenggelamnya kapal di perairan Batam, kepulauan Riau, berhasil ditemukan hingga operasi pencarian ketiga pada, Jumat (4/11/2016).

Menurut Kabasarnas, total 95 orang korban yang berhasil ditemukan terdiri 41 orang yang selamat dan 54 orang tewas. Mereka korban selamat yang terdiri dari 38 laki-laki dan 3 perempuan. Kemudian, 54 orang korban tewas  terdiri 38 laki-laki dan 16 perempuan.

Kabasarnas mengatakan operasi pencarian akan terus dilakukan terhadap korban lainnya yang masih belum berhasil ditemukan. Bersamaan demikian, tim gabungan pencarian yang dipimpin oleh Basarnas sudah menentukan area pencarian sesuai titik koordinat.

“Hari ini adalah hari ketiga operasi. Kita akan terus mencari 6 korban sisanya di area koordinat yang sudah kita lacak melalui hasil side scan sonar,” kata Bambang dalam konfrensi pers Jumat (4/11/2016) malam di Gedung Basarnas di Jakarta yang dirilis Basarnas.

Pada operasi hari ketiga, sebanyak 27 unit kapal atau perahu karet disiagakan di sekitar area pencarian. Seluruhnya terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Lanal, Bea Cukai, polisi air, dan instansi terkait lainnya. J

umlah personil gabungan di darat yakni mencapai 315 orang, sedangkan kekuatan satuan SRU Darat itu sebanyak 15 unit, yang terdiri dari PMII, TNI AL, Dinkes kota Batam, Polda, TNI AD, dan otorita Batam.

Speedboat yang mengangkut TKI  karam di Tanjungbemban, Teluk Mata Ikan, Batu Besar, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (2/11/2016) sekitar pukul 05.00 WIB. Speedboat ini ternyata membawa 101 penumpang yang merupakan TKI bekerja di Malaysia. Pihak kepolisian sudah menangkap pemiliki speed boat ini yang merupakan warga Batam.

Speedboat berpenumpang TKI itu berangkat dari  Johorbahru pada pukul 03.40 waktu Malaysia. Sekitar pukul 05.00 WIB, speedboat melintasi di perairan Tanjung Bemban, Batu Besar menabrak  karang sehingga miring dan karam. (asr)

Share

Video Popular