Juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Obama pekan depan akan berkunjung ke 3 negara untuk menemui para pimpinan negara sekutu  termasuk pemimpin Tiongkok Xi Jinping.

Obama berharap ‘obat’ yang ia bawa bisa memberikan ketenangan bagi para pemimpin dunia yang baru dikejutkan oleh hasil pemilu presiden AS yang dimenangkan oleh Donald Trump.

Menurut pemberitaan media, Obama akan berangkatt pada Senin pekan depan untuk  mengunjungi Yunani, Jerman dan Peru. Dalam perjalanan yang 6 hari itu, di Athena, Obama akan mengunjungi akropolis Athena, Parthenon, menyampaikan pidato tentang globalisasi dan bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras.

Di Berlin, Obama akan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Inggris Theresa May, Presiden Prancis Hollande dan para pemimpin Eropa Lainnya. Setelah itu Obama akan mengunjungi Peru untuk menghadiri KTT APEC, dan memanfaatkan celah waktu untuk mengadakan pembicaraan bilateral dengan Xi Jinping.

Kunjungan resmi keluar negeri yang menjadi terakhir kali ini dianggap sebagai tur perpisahan Obama yang ingin meninggalkan kesan dan pesan kepada semua pihak untuk terus mendukung kesepakatan bersama yang sudah dicapai baik dalam program nuklir Iran, kerjasama dalam perdagangan, perubahan iklim dan lainnya.

Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS, Rhodes mengatakan, Obama diduga akan ditanyai tentang bagaimana untuk menerapkan perjanjian yang sudah dibuat setelah presiden baru Trump yang dalam kampanye melontarkan pernyataan akan menegosiasikan kembali sejumlah kesepakatan yang dibuat di era Obama atau menarik diri dari perjanjian.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga akan menghadiri KTT APE.C. Tetapi sebelumnya ia akan menemui Trump di New York.

Bersilaturahmi dengan pejabat-pejabat pemerintah baru AS, merebut waktu untuk membina hubungan. Jepang khawatir terhadap pernyataan Trump akan menarik seluruh militer AS bila Jepang tidak bersedia menanggung beban biaya yang ditimbulkan itu benar-benar dilaksanakan. Namun Trump belakangan menyatakan niat untuk memperkuat aliansi, mengatakan bahwa hubungan kemitraan Jepang – AS cukup baik. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular