Oleh: Zhong Yuan dan Hua De                 

Tiga tahun yang lalu ada ahli fengshui yang sudah meramalkan nasib sial Samsung

Park Min Chan, seorang ahli Feng Shui (peramal) Korea Selatan, pada 3 tahun silam setelah melihat Feng Shui keluarga CEO Samsung Lee Kun-Hee meramalkan, “2-3 tahun sejak sekarang nasib Samsung akan mengalami titik balik yang amat besar.”

Sebelumnya terjadi kasus ‘meledaknya’ HP Samsung Note 7 dan pemberitaan kasus kecelakaan mesin cuci Samsung berturut-turut 9 kali di Amerika Serikat, sehingga akan ditarik kembali sebanyak 2,8 juta buah mesin cuci tipe pintu d iatas tersebut. Ramalan ahli Feng Shui Park Min Chan telah terbukti benar pada tahun ini.

Apa itu Feng Shui? Mengapa dapat memengaruhi nasib seseorang? Bagaimana memilih Feng Shui yang baik atau mengubah Feng Shui yang tidak baik?

Atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, penulis telah mewawancarai Cai Zhuxin, mantan Convener Pengawas Tetap Himpunan Ahli Peramal I Ching Republik of China.

Cai sejak berusia 17 tahun sudah mulai melakukan penelitian tentang budaya kultivasi (pengolahan jiwa dan pikiran), penelitiannya terhadap ilmu Feng Shui sangat mendalam. Ia mengatakan, ilmu Feng Shui secara sederhana adalah hubungan antara lingkungan di sekitar dengan manusia, dari perihal kecil masalah rumah, posisi rumah, kualitas bahan bangunan, warna yang digunakan dalam rumah, hingga masalah yang lebih besar seperti daerah, kota hingga negara, bumi, berlapis-lapis medan magnet secara langsung memengaruhi setiap insan. Setiap rumah tangga, setiap perusahaan, bahkan sampai nasib setiap negara.

Apa Hubungan Antara Feng Shui Dengan Nasib?

Menurut kebudayaan tradisional Tiongkok, terdapat 5 jenis unsur yang memengaruhi perjalanan nasib seseorang, yaitu “1. Takdir 2. Nasib 3. Feng Shui, 4. Akumulasi pahala 5. Menuntut ilmu”.

Cai Zhuxin menjelaskan, dalam 5 unsur tersebut, yang paling besar pengaruhnya terhadap manusia adalah “Takdir”, yaitu takdir dari langit, sesuatu yang ditentukan oleh langit. Kedua adalah “Nasib”, yaitu perjalanan (nasib) seseorang, perubahan yang terjadi di dunia, Ketiga adalah “Feng Shui”.

Sebagian orang mencampuradukkan Feng Shui dengan numerology (Ilmu tentang makna mistis angka dan pengaruhnya pada kehidupan manusia. Contoh: hitung weton, Ba Zi. Red.), ini tidak benar.

Cai mengatakan, ”Feng Shui terutama adalah menjelaskan hubungan baik-buruk yang timbul dari efek timbal balik antara manusia dengan lingkungan disekelilingnya, sedangkan takdir benar-benar adalah roda jiwa yang berputar pada jalur diri sendiri bagi setiap orang, tidak berhubungan dengan lingkungan eksternal. Feng Shui adalah Feng Shui, numerology adalah numerology, merupakan dua hal berbeda.”

Dibawah pengaruh pemahaman modern, terutama indoktrinasi Atheisme yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok (PKT) tidak sedikit orang di daratan Tiongkok menganggap Feng Shui itu sebagai tahayul, pada hal sesungguhnya ilmu Feng Shui merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang sangat erat hubungannya dengan manusia.

“Lingkungan di sekeliling kita dapat masuk ke dalam tubuh melalui mata, telinga, hidung dan lidah serta menimbulkan efek saling berhubungan dengan tubuh manusia,” katanya.

Cai mengambil contoh, Dr. Emoto Masaru dari Jepang pernah melakukan sebuah eksperimen yang terkenal berjdul “Air Tahu Jawabannya”, ini sebuah bukti yang sangat bagus bagi Feng Shui. Dalam eksperimen ditemukan, jika memberi informasi yang positif, baik dan indah kepada air, kristal-nya akan berwujud sangat indah. Sebaliknya jika diberi informasi negatif, jahat dan buruk, kristal air itu akan berwujud sangat jelek dan kacau.”

Kita semua tahu, 70% dari tubuh manusia adalah air, jika lingkungan disekelilingnya tidak baik, molekul air dalam tubuh manusia, termasuk setiap sel, pasti wujudnya akan berubah jelek, medan magnet dan medan energi yang dipancarkan oleh tubuh manusia juga tidak akan baik.

Ketika medan energi dan nasibnya sedang kurang baik, maka warna energi di wajahnya menjadi tidak baik, bahkan ditengah-tengah dua ujung alis akan terlihat hitam/gelap. Ini disebabkan oleh medan energy molekul air dan sel-sel dalam tubuh orang tersebut tidak baik. Sedangkan seseorang yang mengekspresikan wajah rasa bangga dan percaya diri, medan magnet dan energinya juga sangat baik.

Apa Hubungan Feng Shui Dengan Leluhur seseorang?

Banyak orang yang percaya Feng Shui juga mempunyai sebuah pengertian yang keliru, dikiranya asalkan Feng Shui sudah ditata dengan baik atas bantuan ahlinya, akan dapat membuat nasib/semua pekerjaan menjadi lancar. Sesungguhnya tidaklah demikian, kehidupan masa lalu diri sendiri atau leluhur telah mengumpulkan pahala/keberuntungan atau dosa/naas, sangat besar hubungannya apakah memperolah feng shui yang baik di kehidupan kali ini.

Cai mengatakan bahwa mencari seorang ahli Feng Shui yang mampu membantu orang lain mengubah nasibnya tidaklah gampang, taruh kata telah ketemu, juga belum tentu bisa mendapatkan sebidang tanah yang baik atau sebuah rumah yang cocok untuk dirinya.

Sesungguhnya Feng Shui yang baik atau ahli Feng Shui yang baik bukanlah faktor ‘sebab’ dalam hukum‘sebab-akibat’, melainkan merupakan faktor ‘akibat’, dengan kata lain, Anda dapat menemukan ahli Feng Shui yang hebat atau mandapatkan tanah yang cocok dengan dirimu, ini adalah unsur ‘Akibat’. Lalu sesungguhnya unsur ‘sebab’ itu apa?

Seseorang pada masa kehidupan sebelumnya telah melakukan banyak hal yang tidak bermoral dan telah mengakumulasi karma/dosa amat besar, atau leluhurnya telah berbuat hal sangat buruk, sehingga menimpa pada keturunannya, maka bagaimana orang tersebut bisa mendapatkan nasib baik atau Feng Shui baik?

Apa yang dibicarakan oleh orang “1.Takdir, 2. Nasib, 3. Feng Shui, 4. Pengumpulan pahala, 5. Menuntut ilmu” sesungguhnya merupakan sebuah sirkulasi/siklus.

Dikatakan rajin belajar tanpa mengenal lelah selama 10 tahun/bertahun-tahun, realitanya memang menuntut ilmu itu sangat susah, namun melalui berbuat baik dan belajar dengan susah-payah, akan menanamkan sebuah ‘Sebab’ yang baik, kehidupan selanjutnya baru akan memperoleh sebuah takdir yang baik. Nasib yang baik, bahkan dapat menemukan ahli Feng Shui yang baik dan Feng Shui yang baik, mereka itu selalu menjalin hubungan sebab-akibat yang terus bersikulasi. (whs/rmat)

BERSAMBUNG

Share

Video Popular