Apple Luncurkan Fitur Baru Macbook

999
Macbook
CEO Apple Tim Cook saat pengumuman produk baru di Cupertino, CA., pada 27 Oktober 2016. (AP Photo / Marcio Jose Sanchez)

Apple meluncurkan update terbaru fitur Macbook pada Kamis (3/11/2016)  lalu  yang telah lama ditunggu-tunggu penggemarnya. Menurut pernyataan perusahaan, hal ini bertujuan untuk memicu minat konsumen dalam lini produk laptop terkait persaingan dengan gadget baru macam iPad dan iPhone.

Fitur breakout yang baru diluncurkan ini, seperti yang banyak dispekulasikan sebelumnya, adalah sebuah panel sentuh baru yang sensitif pada MacBook Pro. Touch bar fitur ini akan menawarkan fungsionalitas yang akrab bagi banyak pengguna iPhone. Hal ini akan menunjukkan saran kata kepada Anda saat mengetik dan memungkinkan Anda untuk menambahkan emoji. Ketika menonton film, touch bar dapat menawarkan kontrol pemutaran. Saat mengedit foto, perubahan touch bar akan menawarkan pilihan untuk menerangkan atau memutar gambar. Menyesuaikan dan menawarkan kontrol yang berbeda untuk aplikasi atau situs web apa pun yang Anda gunakan.

Macbook Pro juga akan dilengkapi dengan sensor sidik jari, mirip dengan iPhone, untuk membuka kunci perangkat. Ia akan dapat mengenali pengguna yang berbeda dan menawarkan beralih cepat berdasarkan sidik jari. Macbook baru juga akan menawarkan tombol khusus untuk asisten suara Siri, fitur yang ditambahkan bersama dengan update MacOS Sierra bulan lalu.

Sesuai dengan update terbaru ke produk Apple lainnya, perusahaan akan mengganti beberapa port komputer dengan outlet USB-C baru. Konektor menggunakan teknologi USB-C dapat mengirimkan data lebih cepat dari jack USB sebelumnya.

Mereka juga lebih kecil dan memiliki bentuk yang seragam, yang berarti jack USB-C dapat dimasukkan dengan kedua sisi menghadap ke atas.

Apple meluncurkan fitur terbaru Macbook itu dalam sebuah acara di kantor pusatnya di Cupertino, Kalifornia, AS. Selama acara tersebut, Apple juga mengatakan ingin memadukan perangkatnya dengan kegiatan menonton televisi pada perangkat TV streaming dengan aplikasi baru yang disebut “TV.” (AP/Osc/Yant)