Oleh Wen Pu

Anggota senior Partai Kuomingtang (KMT) dan pensiunan guru di Taiwan Li Xinkai yang merupakan paman dari istri Xi Jinping telah meninggal dunia karena sakit pada 11 November.

Ketua KMT Hung Shiu-chu, Ketua Partai Progresif Demokratik (DPP) Tsai Ing-wen dan Ketua Partai Pertama Rakyat (PFP) James Soong semua mengirim karangan bunga sebagai tanda turut berduka.

Ketua KMT kota Chiayi Taiwan Tsai Ming-shian mengatakan, Li Xinkai sudah masuk Partai KMT sejak 40 tahun silam, termasuk anggota senior di KMT. Anggota keluarganya menolak untuk menerima bantuan dalam kaitan dengan pengurusan pemakaman dan sebagainya dari KMT.

Meskipun Berita Duka belum secara resmi diumumkan, namun Ketua Partai KMT sudah menginstruksikan cabangnya di kota Chiayi untuk mengirimkan karangan bunga. Tetapi apakah Hung Shiu-chu nantinya akan datang ke rumah duka untuk menyatakan belasungkawa, sampai saat ini pihaknya belum memperoleh konfirmasi katanya.

Menurut media Taiwan bahwa Li Xiankai meninggal dunia di usia 88 tahun di Rumah Sakit Chang Gung, Chiayi karena penyakit radang paru-paru (pneumonia) dan jenasahnya kini disemayamkan di ruang duka rumah sakit tersebut. Rencananya akan dikebumikan pada sekitar paro kedua bulan ini.

Kepala lingkungan setempat mengatakan, Li Xinkai berstatus khusus karena ia masih merupakan kerabat dari keluarga Xi Jinping sehingga keluarganya enggan untuk berbicara lebih banyak dan menghendaki kematian serta pemakaman Li tidak diekspos secara berlebihan.

Adik perempuan Li Xinkai adalah ibunda dari Peng Liyuan, istri Xi Jinping. Ia berasal dari Shandong Yuncheng yang ketika perang antara KMT dengan PKT ikut rombongan pengasingan dari Sekolah Menengah ‘Lianhe’ Shandong untuk mengungsi ke suatu tempat di wilayah barat dayaTiongkok, dari sana kemudian masuk ke Taiwan melalui Pulau Penghu dan menjadi seorang pejabat di Angkatan Darat Taiwan.

Sebelum pensiun, beliau sempat menjadi guru sekolah dasar di daerah pegunungan yaitu SD. Meishan dan SD. Jhuci. Setelah itu Li Xinkai dipindahkan ke SD. Jing Jhong di kota Chiayi.

Dilaporkan pula oleh media bahwa istri Xi Jinping pada tahun 1997 datang ke Taiwan dan menginap di Far Eastern Plaza Hotel di Kota Taipei. Dengan alasan tidak nyaman untuk berpisah dengan rombongan, maka Peng Liyuan hanya bisa menemui paman, sepupu dan keluarga sepupunya itu dengan cara mengundang mereka untuk datang ke hotel di Taipei.

Setelah itu, frekuensi hubungan antar keluarga lebih tinggi, dan Li Xinkai pun pernah mengunjungi kampung halamannya di Tiongkok pada tahun 2007. Saat itu, Xi Jinping sudah menjabat sebagai Sekretaris Komisi PKT Shanghai. Kemudian, begitu keluarga Li datang ke Daratan Tiongkok, selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Xi Jinping. Xi dan keluarganya pun menyambut kedatangan mereka dengan senang hati.

Beberapa tahun lalu, Li Xinkai terkena stroke sehingga keluarga pun kian merendah dalam berprofil, apalagi setelah Xi Jinping menjadi kepala negara. Li dan keluarganya makin berhati-hati dalam bermasyarakat. Mereka tidak membangga-banggakan hubungan keluarganya dengan Xi Jinping. Karena itu pihak Taiwan pun menghargai sikap tersebut dan tidak bermaksud untuk  mengganggunya. (sinatra/rmat)

Share

Video Popular