JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah keras isu yang beredar terkati gempa dengan kekuatan 8,6 SR yang akan melanda pesisir pantai selatan Jawa Timur, Jumat (18/11/2016).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Mochammad Riyadi mengatakan info tersebut menyebutkan pada Jum’at 18 November 2016 akan terjadi di daerah pesisir pantai selatan Malang, Jember, Banyuwangi, Pacitan, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Tulungagung, Kediri, dan lain-lain.

Menurut Riyadi, berita tersebut dibuat dengan mengatasnamakan lembaga BMKG. Maka dengan ini Pimpinan BMKG menyatakan bahwa:

  1. Berita itu tidak benar dan BMKG TIDAK PERNAH membuat berita tersebut.
  2. Berita itu hanya ISU dan membohongi masyarakat, karena isu itu tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas.
  3. Perlu diketahui bahwa sampai saat ini gempabumi tektonik belum bisa diprediksi secara ilmiah dengan baik.
  4. Dari sekian kali isu akan terjadi gempabumi, tidak satupun yg terbukti. Oleh karenanya isu-isu selanjutnya tidak perlu dihiraukan.

Siaran pers BMKG ini membantah isu hoax yang menyebar lewat pesan berantai di aplikasi pesan elektronik. Berikut bentuk isu hoax gempa yang beredar di masyarakat :

Info BMKG Karangkates Kab. Malang Jawa Timur :

Dimohon untuk tetap waspada untuk masyarakat Jawa Timur khususnya di daerah pesisir pantai selatan Malang, Jember, Banyuwangi, Ponorogo, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Tulungaung, Kediri, Dll.Diperkirakan akan terjadi gempa susulan siang ini pukul 14.25 dengan kekuatan 8,6 SR & Berpotensi Tsunami. Tolong disebarkan ke semuanya agar tetap waspada meskipun belum tentu terjadi. (asr)

Share

Video Popular