Oleh Wen Pu

Nama Yang Xiuzhu masuk daftar perintah penangkapan dengan kategori merah

Dari rekaman gambar yang dipaparkan oleh CCTV terlihat bahwa Yang Xiuzhu yang kini berusia 70 tahun dengan rambut penuh uban, berjalan terhuyung-huyung sedang diapit menuruni tangga pesawat oleh 2 orang polwan Tiongkok.

Di masa lalu, Yang Xiuzhu pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Wenzhou, Wakil Direktur Departemen Pembangunan Propinsi Zhejiang dan sebagainya. Ia melarikan diri pada April 2003 setelah kasus korupsinya terungkap. Sebelum mencapai tempat persembunyiannya terakhir di AS, ia telah melarikan diri ke Hongkong, Singapura, Prancis, Belanda dan Italia.

Ia pernah mengajukan permohonan suaka kepada pemerintah Prancis, Belanda tetapi ditolak. Pada Mei 2014 ia melarikan diri ke AS dan kembali mengajukan permohonan suaka di negeri paman Sam.

Pada Juli tahun ini, Yang melalui pengacaranya Ke Ziming menyampaikan keinginan untuk membatalkan permohonan suaka kepada pemerintah AS.

Yang Xiuzhu kemudian dikenal sebagai koruptor wanita pertama Tiongkok dan dituntut pemerintah Tiongkok untuk mempertanggungjawabkan kekayaan negara yang ia korupsi berjumlah sampai RMB. 250 juta.

Pada April 2015, pihak berwenang Beijing mengeluarkan surat perintah penangkapan berkategori merah terhadap 100 orang koruptor kakap yang melarikan diri ke luar negeri, dan ia termasuk salah satu di antara mereka.

Dari seorang penjual roti mantou menjadi wakil direktur

Yang Xiuzhu diperkirakan memiliki dukungan kuat dari pihak tertentu sehingga begitu mudahnya dalam menapak karir, berubah dari seorang penjualan roti mantou menjadi Wakil Direktur Departemen Pembangunan Perkotaan Provinsi Zhejiang.

Media ‘Caixin’ mengutip ucapan seorang kader kota Wenzhou melaporkan bahwa Yang Xiuzhu menggunaka ‘3 jurus’ untuk memperoleh sandaran kuat dalam meniti karirnya. Ia berusaha untuk menjalin hubungan dekat dengan para kader tingkat provinsi, kota, serta pejabat yang memegang wewenang memutus, mencari orang-orang yang memegang kekuatan sosial untuk melakukan kerjasama dan kolusi.

Setelah memiliki sandaran kuat, Yang Xiuzhu lebih berani dalam bertindak. Ia menempatkan orang-orang kepercayaan, kerabatnya ke dalam lingkup pengaruhnya di banyak posisi penting di perusahaan, membantunya mengeruk kekayaan. Meskipun demikian, artikel tidak menyebutkan siapa pejabat pemerintah yang mem-back-up Yang Xiuzhu.

Media Hongkong: Kasus Yang Xiuzhu mungkin terkait dengan rencana untuk membongkar kejahatan Zhang Dejiang

Media Hongkong ‘Tren’ pada Mei tahun lalu mengutip ucapan seorang pejabat pensiunan kota Hangzhou memberitakan bahwa pelarian Yang Xiuzhu dari Tiongkok terjadi di dalam setengah tahun setelah Zhang Dejiang menjabat Sekretaris Komisi Partai Provinsi Guangdong, menunjukkan bahwa orang yang bisa melindungi dirinya sudah pindah sehingga dirinya yang walaupun termasuk juga ‘gang Zhejiang’ dan karena banyak mengorbankan anggota gang demi kepentingan pribadi juga harus segera hengkang dari Zhejiang untuk menghindari balas dendam dari mereka.

Seorang warga Zhejiang yang paham dengan masalah internal dalam pemerintahan mengungkapkan bahwa pernah suatu kali Xi Jinping bertanya kepada bagian organisasi dari PKT tentang apakah propaganda terhadap karya seni Yang Xiuzhu tidak berlebihan?

Lalu dijelaskan oleh penanggung jawab dari bagian pada saat itu.

“Ini merupakan figur yang ingin diciptakan oleh Zhang Dejiang, dan itu pun sudah mendapat dukungan dari Organisasi Wanita Tiongkok”.

Stasiun Televisi lokal suatu saat juga pernah menyiarkan sebuah film serial yang menceritakan tentang wanita yang memiliki kemampuan dan berpotensi menjadi pejabat nasional.  Cerita yang diambil berdasarkan pada prototipe ‘kesuksesan’ Yang Xiuzhu dalam meniti karir.

Media juga menyebutkan, Zhang Dejiang yang merupakan anggota fraksi Jiang Zemin dimutasi dari Jilin ke Zhejiang dengan dilatarbelakangi oleh fenomena keinginan untuk menggalang kesatuan melalui kolusi seperti yang diarahkan Jiang Zemin, Zhang Dejiang diharapkan bisa berkonspirasi dengan Yang Xiuzhu demi menekan kekuatan penguasa lokal (gang Zhejiang).

Untuk itu Yang lalu dingkat sebagai Wakil Direktur Departemen Pembangunan Perkotaan Provinsi Zhejiang, juga  Direktur Kantor Perencanaan dan Pembangunan Kota di Zhejiang. Setelah itu, Yang Xiuzhu diminta untuk melaporkan setiap perkembangan di wilayahnya kepada Zhang Dejiang.

Media juga menyebutkan bahwa Yang Xiuzhu telah 5 tahun menjadi pejabat di tingkat provinsi, tentu tahu siapa-siapa pejabat penting di lingkungannya yang memiliki ‘rekor hitam’ selama berdinas.

Bila saja ia ingin mendapat keringanan hukuman, maka membantu pemerintah dalam membasmi korupsi melalui ikut mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh pejabat terkait. Mungkin Yang Xiuzhu sudah menyadari bahwa ini merupakan satu-satunya jalan yang bisa ditempuh. Karena itukah ia menyerahkan diri dan bersedia untuk pulang ke Tiongkok?  (Sinatra/rmat)

TAMAT

Share

Video Popular