Peristiwa kepunahan massal yang pernah terjadi di Bumi erat hubungannya dengan naiknya konsentrasi karbondioksida.

Para ilmuwan menemukan bahwa pada akhir masa Trias, letusan gunung berapi skala besar di Bumi telah mengubah iklim global, menyebabkan kepunahan massal semua spesies di muka bumi, sehingga membuat dinosaurus mulai bangkit pada 205 juta tahun silam.

Studi tentang kepunahan spesies bumi dan dominasi dinosaurus atas Bumi ini dipublikasikan dalam jurnal “Science Express”. Jurnal menyebutkan bahwa semasa itu, bumi dimuntahkan oleh sejumlah besar lava, dan informasi catatan fosil tidak hanya menunjukkan letusan gunung berapi di muka Bumi, tetapi juga menjelaskan bahwa letusan tersebut telah menyebabkan naiknya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer dan peningkatan keasaman laut.

Gambar terkait di atas menunjukkan bahwa sejak Zaman Kambrium (sekitar 542 juta tahun silam), kecendrungan perubahan karbon dioksida di atmosfer berhubungan zaman es dan periode glasial, menunjukkan korelasi antar peristiwa letusan gunung berapi skala besar dan peristiwa tabrakan asteroid dengan konsentrasi CO2 di atmosfer.

Adapun mengenai naiknya konsentrasi karbon dioksida secara ekstrim di muka bumi itu tercatat pada 580 juta tahun yang lalu. Bumi menghadapi babak baru peningkatan konsentrasi karbon dioksida, dan bisa jadi proses kepunahan spesies kini juga sedang berlangsung.

Sejauh ini, para ilmuwan telah menemukan beberapa kali peristiwa kepunahan massal, setiap periode tertentu akan terjadi kepunahan massal global.

Sejak 542 juta tahun silam, kecenderungan perubahan karbon dioksida berhubungan dengan zaman es dan periode glasial. (Internet)
Sejak 542 juta tahun silam, kecenderungan perubahan karbon dioksida berhubungan dengan zaman es dan periode glasial. (Internet)

Sekitar 580 juta tahun yang lalu, Bumi pernah dihantam benda langit dari luar angkasa, dan inilah teori tabrakan Zaman kambrium yang dikemukakan para peneliti, sementara lokasi tabrakannya terletak ddi kawah Acraman di Australia.

Akibat dari tabrakan ini menyebabkan kepunahan mikroba kuno. Pada zaman Devonian 374 juta tahun silam, letusan gunung berapi dahsyat menyebabkan suhu global naik, sehingga menyebabkan kepunahan pada sejumlah besar spesies global.

Semasa Zaman Permian dan Triassic, tabrakan asteroid dan letusan gunung berapi  menyebabkan pemanasan global, yakni sekitar 250 juta tahun silam. Semasa Cretaceous atau Zaman Kapur dan Zaman Tertiary/Tersier adalah peristiwa tabrakan benda langit dari luar angkasa, sehingga menutupi sejumlah besar sinar matahari, dan terjadi sejumlah besar kematian pada spesies global, waktu terjadinya sekitar 65 juta tahun yang lalu.

Terakhir adalah masa perubahan suhu yang mendadak 34 juta tahun lalu, sehingga membuat jumlah spesies di daratan global menurun drastis. (Secretchina/Ye Yu Huan/joni/rmat)

 

Share

Video Popular