Jakarta – Obat Tradisional (OT) merupakan campuran bahan-bahan alami sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan efek kerja dibanding obat kimia biasa. Namun seringkali masyarakat menginginkan OT yang efeknya cespleng. Padahal sebaliknya, jika khasiat OT cespleng dalam sekali minum justru perlu diwaspadai karena kemungkinan ditambahkan bahan kimia obat (BKO).

“Lebih parahnya lagi BKO ini seringkali ditambahkan dalam jumlah yang tidak terukur, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan,” kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen Badan POM, Ondri Dwi Sampurno, dalam keterangannya di Kantor BPOM, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Menindaklanjuti maraknya peredaran OT mengandung bahan berbahaya/BKO di Indonesia akhir-akhir ini, Badan POM secara kontinu melakukan pengawasan rutin maupun inspeksi ke sarana produksi, sarana distribusi, atau retail yang dicurigai memproduksi atau mengedarkan OT mengandung BKO.

Menurut Ondri, selama periode bulan Desember 2015 hingga September 2016, Badan POM melalui Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia menemukan 43 OT mengandung BKO, 26 diantaranya tidak memiliki izin edar Badan POM (ilegal). BKO yang teridentifikasi dicampur ke dalam produk OT tersebut didominasi oleh sildenafil dan turunannya.

Sebagaimana diketahui, Sildenafil sendiri merupakan obat yang diindikasikan untuk mengobati disfungsi ereksi dan hipertensi arteri pulmonal. Obat ini umum dikenal dengan nama Viagra dan paling dominan digunakan sebagai obat disfungsi ereksi pada pria. Sildenafil dan turunannya termasuk golongan obat keras yang hanya boleh digunakan sesuai petunjuk dokter.

Jika obat ini digunakan secara tidak tepat, BKO ini dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan diantaranya kehilangan penglihatan dan pendengaran, stroke, serangan jantung, bahkan hingga kematian. Mengingat tingginya risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh OT mengandung BKO maka Badan POM mengeluarkan peringatan/public warning agar masyarakat lebih waspada dan tidak mengonsumsi produk berbahaya tersebut.

OT mengandung BKO bukan hanya ditemukan di Indonesia, melainkan juga di seluruh dunia. Berdasarkan informasi melalui ASEAN Post-Marketing Alert System (PMAS) dan informasi dari negara lain, sebanyak 50 OT dan suplemen kesehatan (SK) mengandung BKO juga ditemukan di Singapura, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

Berikut daftar obat tradisional mengandung bahan kimia obat berbahaya :

1.Wei Yi Wang dengan produsen/importir Jiangsu Haihong/PT Tian-Tian Surabaya
2. Truman dengan produsen Nanjing Zhenren Health China/PT True Man Segar
3. Vigpower Capsule dengan produsen World Tianjin Nutrition/Target International Jakarta
4. Pasama oleh PT Akar Pinang Jawa Barat
5. Czar oleh PT Aditama Raya Jawa Barat
6. Bulesa
7. Japasa
8. Rica Linu
9. Tongkat
10. Ko Pel
11. Es Be
12. Ricasamlang Asam Urat Flu Tulang
13. Linusend
14. Samrenu
15. Slimplus
16. Penafit
17. Ailos
18. Tawon
19. Daun Mujarab
20. Natural Herbal Penggemuk badan
21. Tolak Linu
22. Ricasamlang
23. X-Hot Extra Strong kapsul
24. Ginseng Kianpi Capsule
25. Than Niao Pao kapsul
26. Pendekar
27. Sam Shi Asam Urat Pengapuran kapsul
28. Lagirisa Herbal 44
29. Mahkota Herbal Supplement for Men
29. Jamu Stamina Sepia
31. Jamu Jawa Asli Cap Akar Rempah Alam
32. SBM Extra Strong
33. KBM Kapsul Asam Urat
34. Seven Leave Ginseng
35. Longplay Herbal for Men kapsul
36. Power-Fit kapsul
37. Seven Leave Ginseng pil
38. Tian Ma Tu Chung Seven Leave Ginseng pil
39. Jamu Jawa Dwipa Cap Mahkota Dewa cairan obat dalam
40. Raja Tawon cairan obat dalam
41. Asam Urat + Ginseng Corea serbuk
42. Naga Api cairan obat dalam
43. Aura Kapsul Asam Urat.

(asr)

Share

Video Popular