Banyak orang, susah tidur ( Insomnia) karena terlalu banyak pikiran susah dipahami. Setelah lampu kamar tidur dipadamkan, banyak orang mengalami pikiran yang sibuk berkelana memikirkan kekhawatiran masa depan, penyesalan masa lalu, dan hal apa saja, sehingga sulit tidur.

Para ahli mengatakan bahwa kebiasaan tidur yang baik adalah langkah awal yang mudah menuju transisi ke alam mimpi. Tetapi jika Anda sudah tidak lagi minum kafein dan alkohol menjelang waktu tidur, tidak tidur siang seharian; sudah meredupkan lampu kamar tidur dan sudah tidak sibuk naik turun ranjang sebelum tidur, dan tetap saja Anda sulit tidur, maka valerian dapat membantu Anda untuk tidur.

Valerian adalah salah satu herbal yang paling terkenal untuk mengatasi insomnia. Valerian digunakan untuk membantu orang Yunani kuno untuk tidur, dan tetap menjadi bantuan tidur yang populer di seluruh Eropa dan Amerika Utara.

Tanaman valerian memiliki daun berbulu, dan batang yang tinggi dengan sekompok  bunga kecil berwarna putih dan merah muda pucat sepanjang musim panas. Akar valerian disukai sebagai obat dan dipanen pada awal musim gugur.

Nama valerian berasal dari bahasa Latin, yaitu “valere” yang berarti “dalam kesehatan yang baik”,  tetapi valerian juga memiliki hubungan dekat dengan seorang kaisar Romawi dengan nama yang sama. Kaisar Publius Licinius Valerianus (253-260 Masehi) rupanya begitu menyukai akar penenang ini, sehingga beliau promosikannya ke seluruh kekaisaran.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa valerian membantu orang untuk tidur lebih cepat dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Komisi E, badan pengawas Jerman yang memeriksa tanaman obat, menyetujui valerian untuk mengobati kegelisahan dan gangguan tidur yang ditandai dengan masalah pada saraf.

Kegelisahan

Valerian adalah herbal yang menenangkan sistem saraf pusat. Ahli herbal pada zaman Eropa kuno dan abad pertengahan menggunakan valerian sebagai obat untuk jantung berdebar-debar dan epilepsi. Selama Perang Dunia I, valerian digunakan untuk mengobati gangguan stres pasca-trauma. Sekarang ini, ahli herbal menggunakan khasiat valerian yang menenangkan untuk mengobati orang yang menderita serangan kecemasan dan panik.

Peneliti percaya sifat penenang valerian bekerja dengan cara meningkatkan asam gamma  aminobutirat di otak yang menenangkan pikiran yang gelisah. Tindakan yang sama ditemukan di  dalam obat benzodiazepin seperti Xanax dan Valium, tetapi pada skala yang jauh lebih kuat. Benzodiazepin menyebabkan ketergantungan obat. Penelitian awal menunjukkan bahwa valerian dapat mengurangi gejala putus obat benzodiazepin.

Nyeri

Valerian adalah obat resmi Pharmacopeia Amerika Serikat sampai tahun 1936, namun telah dihapus dalam pengobatan modern yang lebih menyukai obat penenang sintetis. Valerian merelaksasi pikiran dan tubuh. Valerian bersifat anti-spasmodik yang sangat berguna dalam mengatasi nyeri kepala dan nyeri lambung akibat kerja saraf.

Valerian tidak sekuat obat penenang opioid, tetapi valerian tidak mengakibatkan kecanduan. Valerian telah digunakan untuk mengatasi ketergantungan obat opioid.

Valerian sebagai pereda nyeri dapat diminum atau mandi dengan air rebusan akar valerian. Valerian dapat menenangkan nyeri otot dan merelaksasi tubuh sebelum tidur.

Anak-anak

Selama ini valerian adalah herbal yang ditoleransi dengan aman. Namun, menurut National Institutes of Health, anak-anak yang berusia kurang dari 3 tahun tidak boleh menggunakan valerian karena risiko yang belum dievaluasi untuk kelompok usia ini.

Ada bukti valerian telah digunakan untuk mengobati anak-anak dengan gangguan hiperaktif dan defisit perhatian (ADD). Mengingat bahwa valerian adalah herbal yang menenangkan, maka masuk akal jika digunakan untuk mengobati penderita  hiperaktif, tetapi karena terapi konvensional lebih banyak menggunakan stimulan (Ritalin) untuk mengobati ADD, maka valerian yang berfungsi sebagai obat penenang terkesan bertolak belakang dengan kerja stimulan.

Namun, dalam sebuah penelitian di Jerman di mana 120 anak penderita ADD diberi ekstrak valerian selama dua minggu, 75 persen anak penderita ADD menunjukkan perbaikan dalam belajar, perilaku, fungsi mental, dan kejelasan secara bermakna.

Penelitian lain pada tahun 2014 menunjukkan bahwa anak penderita ADD yang diberi ekstrak akar valerian dan lemon menunjukkan berkurang hiperaktifnya dan perbaikan dalam konsentrasi.

Efek negatif

Kucing sangat menyukai valerian. Namun untuk kucing, fisiologi herbal valerian bukanlah sebagai obat penenang, melainkan sebagai stimulan sehingga  membuat kucing lebih menyenangkan atau bahkan agresif.

Pada beberapa orang juga mengalami efek sebaliknya dari valerian. Jika untuk sebagian besar orang, beberapa ratus miligram valerian memberi efek menenangkan, namun untuk orang pecandu kafein, beberapa ratus miligram valerian menyebabkan perasaan gelisah. Valerian juga dapat menyebabkan nyeri lambung, mual, dan nyeri kepala—gejala yang sama dengan orang lain yang menggunakan valerian sebagai obat.

Suhu tubuh seseorang mungkin ada hubungannya dengan fenomena yang berlawanan ini. Dalam bukunya berjudul Planetary Herbology, ahli herbal Dr. Michael Tierra menjelaskan bahwa valerian adalah herbal yang menyebabkan  pemanasan tubuh yang dapat memperburuk gejala bagi seseorang yang tubuhnya sudah terlalu panas.

Dr. Michael Tierra menulis. “Valerian paling cocok untuk orang dengan kondisi saraf yang dingin”.

Penggunaan

Ada banyak spesies valerian, namun spesies valeriana officinalis adalah yang terbaik untuk diteliti. Anda dapat memilih pil, serbuk, teh, dan cairan valerian. Suplemen valerian standar mengandung hingga 0,8 persen asam valerat.

Banyak orang menemukan bahwa lebih baik valerian dikombinasi dengan herbal lain, karena baunya yang menyengat.

Pada dosis standar (200mg sampai 900mg, satu sampai dua jam sebelum tidur) efek tidur valerian biasanya tidak terbawa ke hari berikutnya. Tetapi dosis tinggi valerian dapat membuat kepala pening di pagi hari. Untuk menghindari hal ini, maka gunakan dosis terendah valerian untuk tidur.

Konsultasikan dengan ahli herbal profesional untuk mendapatkan hasil terbaik, terutama menggunakan valerian untuk mengobati gejala putus obat. (Epochtimes/Conan Milner/Yant)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular