Suasana hati merupakan rangkuman Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) terhadap 7 perasaan (gembira, marah, khawatir, kepikiran, duka, takut dan terkejut) dan seluruh aktifitas psikis seseorang.

Sejak dahulu kala, PTT mempunyai wawasan yang unik terhadap hubungan suasan  hati (sifat jiwa) dan penyakit, serta memiliki metode terapi yang spesifik dan efektif. Sebuah kitab klasik tentang teori PTT paling kuno yang ditemukan hingga kini, yaitu Huangdi Neijing telah memberikan definisi yang jelas tentang kesehatan mental, menganggap “Bagaimana mungkin penyakit dapat muncul, jika suasana hati senantiasa hambar tanpa keterikatan, maka timbullah energi sejati dan jiwa di dalam tubuh pun kokoh bertahan”, harus dapat “menyerasikan gembira dan amarah, hidup dalam ketentraman,  menyeimbangkan unsur negatif dan positif (Yin dan Yang), mengharmoniskan sesuatu yang keras dengan kelembutan”, “sehingga jiwa dan raga dapat bersamaan melewati hingga terakhir batas hidup yang telah ditentukan oleh langit dan mencapai seratus tahun baru pergi.” Dengan kata lain, jika seseorang dapat mengendalikan dengan baik perasaan hati (sifat jiwa) diri sendiri, maka dapat diharapkan hidup langgeng sampai seratus tahun.

Orang zaman dahulu telah merangkum dengan baik hubungan antara perasaan hati (7 perasaan) dengan organ dalam: (terlalu) gembira berhubungan dengan jantung, marah berhubungan dengan liver, sedih berhubungan dengan paru, kepikiran dan khawatir berhubungan dengan limpa, ketakutan berhubungan dengan ginjal, keterkejutan berhubungan dengan jantung dan liver.

Di dalam kehidupan sehari-hari, perihal suasa hati melukai organ dalam yang paling sering kita jumpai adalah tiga organ yakni:, jantung, liver dan limpa. Misalnya, ada seorang siswa universitas PTT, suatu hari terlambat masuk sekolah, begitu masuk langsung memberitahu saya: “Ibu guru, saya terjangkit flu, sekujur tubuh terasa sakit dan lemas, sudah berlangsung 1 minggu lebih, ditambah hari ini tenggorokan saya terasa nyeri!” Saya menggunakan kasusnya menjelaskan pada siswa bagaimana dari sudut pandang PTT menganalisa kasus itu……

2-3 minggu belakangan ini sekolah sedang dalam ujian tahap menengah, siswi ini tentu kelewat serius dan sangat tegang (melukai Yin liver), ditambah tidur kurang pulas (melukai Yin jantung), api jantung naik ke tenggorokan, daya tubuh dan otak terlampau dikuras (melukai jantung dan energi limpa) limpa menguasai otot, sehingga otot merasa sakit, diagnosa kedokteran Barat menyatakan itu adalah flu.

Jika penyakit akut tidak segera diterapi atau disembuhkan, maka dapat berubah menjadi penyakit kronis. Orang yang menderita penyakit kronis, tekanan mentalnya sangat besar, ini akan menambah kesulitan dalam proses penyembuhan, perasaan hati khawatir, kepikiran, sedih, takut dan terkejut yang berlebihan, menjadi faktor negatif yang menghambat penyembuhan, yang terus-menerus melemahkan energi diri sendiri.

Karena proses penyembuhan itu sulit, maka pencegahan penyakit menjadi sangat penting. Pencegahan penyakit harus kembali pada melakukan kultivasi (perombakan/pengolahan) pada sifat jiwa seseorang.

Konghucu mengatakan: ”Di saat remaja jangan membaca majalah atau menonton film porno, membatasi kehidupan seksualitas, jika mengumbar nafsu birahi, akan menjadi benih penyakit pada usia setengah baya dan usia lanjut. Mencapai usia dewasa, tidak pantang pada sifat hati yang ingin bertarung, ingin menang, tidak mau terima kalah, ingin menonjolkan diri, sehingga pada usia lanjut mudah menderita darah tinggi, penyakit jantung coroner. Diusia lanjut jangan terlalu mempertimbangkan untung rugi, jangan menaruh hati dan iri hati pada kekayaan orang lain, sudah tua masih ingin berdagang besar dan untung besar, jika mengalami kegagalan mudah terserang kelumpuhan separoh tubuh.”

Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, terdapat banyak orang berbudi luhur dan orang suci yang setiap hari senantiasa melakukan koreksi/introspeksi diri, mencari apakah dalam hatinya masih dipenuhi oleh keegoisan, begitu ditemukan langsung dibasmi, sehingga tidak sampai terjadi keinginan pribadi yang tidak tercapai sehingga menimbulkan 7 perasaan hati negatif yang dapat mengakibatkan sakit. (Epochtimes/ Liu Domgmei/Tys)

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular