Oleh: Luo Ya

Di tahun ke 12, serial artikel Epoch Times “Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis (selanjutnya disingkat: 9 Komentar)” diterbitkan. Profesor Zhong Weiguang ilmuwan terkenal yang berdomisili di Jerman,  menerima wawancara khusus Dajiyuan (Epoch Times versi bahasa mandarin). Zhong sangat menghargai peran yang ditimbulkan “9 Komentar” terhadap masyarakat. Ia berpendapat, makna sejarah “9 Komentar” jauh dan mendalam, universal dan melibatkan nasib umat manusia yang lebih luas.   

“9 Komentar telah melakukan analisa paling menyeluruh terhadap kediktatoran satu partai

Pada 19 November 2004, “Epoch Times” mulai menerbitkan serial editorial “Sembilan Komentar Mengenai Komunis” selama sembilan hari berturut-turut dan menganalisa secara mendalam hakikat Partai Komunis. Memberikan kepada gerakan komunis internasional yang telah berlangsung lebih dari satu abad, terutama PKT (Partai Komunis Tiongkok), suatu kesimpulan terakhir bagai penutup peti mati, yang telah menimbulkan gaung dan guncangan sangat besar di masyarakat. Memperoleh banyak sekali penghargaan dari ilmuwan, “9 Komentar” laiknya “9 butir bom atom spiritual” dan “Cermin bersisi 9 penyorot siluman”.

Profesor Zhong Weiguang ilmuwan peneliti totaliterisme modern berpendapat bahwa dampak dan makna “9 Komentar” terhadap masyarakat Tiongkok yang paling mendasar adalah “9 Komentar” telah melakukan analisa paling menyeluruh terhadap Komunis yang masuk ke Tiongkok 100 tahun lalu dan berangsur-angsur terbentuk kedktatoran satu partai.

Tiongkok hampir setengah abad ini, terutama 30-40 tahun belakangan ini, tidak ada seorangpun dari para pembangkang dan kelompok pembangkang yang melakukan analisa khusus terhadap sejarah masa lalu dan fenomena yang muncul di Tiongkok 100 tahun ini.

Ketika semua orang membaca “9 Komentar” lalu merenungkannya dan ketika selangkah lebih maju memahami “9 Komentar” seharusnya bisa melihat bahwa fenomena keditatoran satu partai yang disebutkan oleh “9 Komentar” ini bukan hanya fenomena di Tiongkok saja melainkan adalah masalah yang muncul di masyarakat internasional dan seluruh dunia selama 100 tahun belakangan ini.

Oleh karena itu “9 Komentar” yang didasari kepercayaan, didasari pengenalan kembali terhadap nilai-nilai tradisional dari timur, analisa terhadap proses modernisasi kediktatoran satu partai, sebenarnya adalah menyangkut nasib umat manusia yang lebih luas.

Justru di dalam pemaknaan ini, masalah yang diangkat oleh “9 Komentar” yang berlandaskan kepercayaan tradisional timur adalah sama dengan masalah yang diangkat oleh kelompok agama yang menentang tirani dan para pembangkang negara-negara Eropa Timur masa lalu.

Profesor Zhong Weiguang juga menyatakan bahwa beberapa tahun yang lalu sudah membicarakan tentang kembali ke tradisional yang disebutkan oleh “9 Komentar”, menggunakan tradisi untuk menentang otokrasi Komunis dan menentang totaliterisme, karena karakteristik negara Komunis sebenarnya adalah menentang semua tradisi dari umat manusia.

Dan dalam hal ini, “9 Komentar” selain mewakili kekhususan Tiongkok juga merefleksikan nilai-nilai tradisi inheren yang dikejar oleh segenap umat manusia, terhadap dua aspek tersebut “9 Komentar” telah mengangkat masalah yang sangat mendalam dan sangat umum. (lin/whs/rmat)

BERSAMBUNG

Share

Video Popular