JAKARTA – Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 10 orang pada tempat terpisah menjelang aksi super damai 212 yang berlangsung di Monas dan Sekitarnya, Jumat (2/12/2016). Mereka yang ditangkap 8 orang dikenai pidana tuduhan makar dan 2 orang dikenai pidana UU ITE.

“Dilakukan Polda Metro Jaya berkaitan ditangkapnya 10 orang antara jam 3.00 dan 6.00 WIB pagi, inisialnya AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK,”  kata Karo Penmas Mabes Polri, Kombes Rikwanto di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Menurut Rikwanto, 8 orang diantaranya dijerat dengan melanggar Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP, juncto Pasal 87 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atas tuduhan makar untuk menggulingkan pemerintahan serta pemufakatan jahat. Sementara JA dan RK, dikenai Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Rikwanto mengatakan pihak kepolisian sedang mendalami barang bukti berkaitan dengan pemufakatan jahat. Sebelumnnya penyidik kepolsian sudaah mendalami kasus ini sekitar setengah bulan lalu dengan barang bukti yang kuat sehingga 10 orang tersebut disimpulkan melakukan pemufakatan jahat.

Sebelumnya beredar nama-nama yang ditangkap kepolisian :

  1. Ahmad Dhani pasal 207 KUHP ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat
  2. Eko pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP di rumahnya perum Bekasi Selatan
  3. Adityawarman pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP ditangkap di rumahnya
  4. Kivlan Zein pasal 107 jo 110 kuhp jo 87 KUHP ditangkap dirumahnya komplek Gading Griya Lestari blok H1 -15 Jalan Pegangsaan Dua
  5. Firza Huzein pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific, jam 04.30 WIB
  6. Rachmawati Soekarnoputri ditangkap di kediamannya, jam 05.00 WIB
  7. Ratna Sarumpaet ditangkap dikediamannya, jam 05.00  WIB
  8. Sri Bintang Pamungkas, telah ditangkap di kediamannya di Cibubur
  9. Jamran UU ITE, diamankan di Hotel Bintang Baru Kamar 128

10. Rizal kobar UU ITE , ditangkap di samping S7 Stasiun Gambir Jakarta Pusat pukul 03.30 WiB. (asr)

Share

Video Popular