Seorang asisten khusus presiden Filipina mengatakan bahwa pembicaraan melalui sambungan telepon antara Presiden Rodrigo Duterte dengan Presiden AS terpilih Donald Trump berlangsung dalam suasana hangat dan menyentuh hati. Trump juga mengundang Duterte untuk berkunjung ke Gedung Putih tahun depan.

Asisten khusus Duterte Christopher Go dalam lembaran newsletter yang dibagikan kepada para wartawan menyebutkan, pembicaraan antara kedua pemimpin itu berlangsung selama 7 menit.

Christopher Go yang sudah lama menjadi asisten khusus Duterte mengatakan, Duterte sebelumnya juga mengundang Trump untuk berkunjung ke Filipina tahun depan karena Manila akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN. (Central News Agency/sinatra/rmat)

Share

Video Popular